5W1H, Bandar Lampung – Warga Bandar Lampung digegerkan dengan peristiwa gempa berkekuatan 7,4 skala richter mengguncang perairan Selat Sunda pada Jumat (2/8/19) malam.
Bahkan beberapa warga yang berada di pinggir pantai seperti di wilayah Teluk Betung dan sekitarnya mengungsi ke tempat yang lebih tinggi.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, warga sekitaran wilayah Telukbetung, Bandar Lampung saat ini berada di kantor Gubernur Lampung dan juga Masjid Al-Furqon, Lungsir.
Getaran gempa cukup terasa di wilayah Bandar Lampung dan sekitarnya kurang lebih sekitar lima detik dirasakan warga.
Bahkan ada rumah warga yang mengalami retakan pada bagian dinding rumah di tempat kediamannya tinggal.
“Ya lumayan ini ada retakan lumayan panjang ditembok rumah saya. Padahal itu tadinya gak ada sebelum terjadi getaran gempa,” terang Hidayah, warga Perum BKP, Kemiling Permai, Jumat (2/8/19).
Menurutnya, ia masih bersama anak-anaknya yang sedang terlelap tidur di kamar belakang. “Iya kerasa banget. Saya aja sebenarnya takut tapi gimana kasihan anak-anak tidur makanya saya bertahan saja di kamar,” ucapnya.
Ia mengatakan bahwa tidak akan mengungsi kemana-mana karena dirasa cukup aman. “Ya insyaallah aman. Jadi sepertinya gak ngungsi kemana-mana,” pungkasnya.
Berdasarkan informasi yang didapat dari pesan di WhatsApp (WA) yang beredar, bahwa peringatan dini Tsunami berakhir sekitar pukul 21.30 WIB. (SA)





