5W1HIndonesia.id, Bandar Lampung — Gubernur Rahmat Mirzani Djausal menyambut jajaran pengurus pusat dan daerah Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) dalam acara Ramah Tamah Jamuan Makan Malam yang berlangsung di Mahan Agung, Selasa (9/6/2026) malam.
Acara ini digelar sebagai rangkaian penyambutan menjelang pembukaan Musyawarah Nasional (Munas) HIPMI yang dijadwalkan berlangsung di Novotel Bandar Lampung pada 10-11 Juni 2026.
Agenda nasional ini diperkirakan akan dihadiri oleh sekitar 3.000 peserta dan tamu undangan dari berbagai wilayah di Indonesia. Selain membahas agenda strategis organisasi, Munas kali ini juga mengagendakan pemilihan Ketua Umum BPP HIPMI periode mendatang dan dijadwalkan dibuka secara langsung oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto.
Dalam sambutannya, Gubernur Rahmat Mirzani Djausal menyampaikan rasa bangga dan apresiasi yang setinggi-tingginya atas kepercayaan yang diberikan kepada Provinsi Lampung untuk menjadi tuan rumah pelaksanaan Munas HIPMI tahun ini.
”Saya sangat senang sekali, kami sangat berbangga sekali, Provinsi Lampung tahun ini menjadi tuan rumah Munas, diberi kepercayaan oleh BPP HIPMI sebagai tuan rumah Munas HIPMI di Provinsi Lampung,” ujar Gubernur.
Gubernur yang juga merupakan mantan Ketua BPD HIPMI Lampung tersebut mengisahkan perjalanan emosionalnya selama 20 tahun bernaung di organisasi pengusaha muda ini. Baginya, Munas memiliki esensi yang jauh lebih besar daripada sekadar suksesi kepemimpinan.
”Saya rasa selain Munas, selain pemilihan Ketua Umum, ada energi-energi yang dibawa oleh BPD-BPD se-Indonesia ketika kembali untuk menjalankan organisasi-organisasi ini. Semoga Munas di Lampung ini akan memberikan energi yang sangat luar biasa bagi seluruh BPD di seluruh Indonesia,” tambahnya.
Gubernur selanjutnya memaparkan kondisi fundamental ekonomi Lampung yang saat ini tengah mengalami tren positif yang signifikan. Lampung mencatatkan pertumbuhan ekonomi sebesar 5,28 persen, sebuah capaian yang berhasil melampaui rata-rata pertumbuhan ekonomi nasional setelah hampir sepuluh tahun terakhir. Dua motor penggerak utama pertumbuhan tersebut adalah sektor pertanian dan pariwisata, di mana kunjungan wisatawan nusantara ke Lampung pada tahun lalu melonjak hingga 10 juta kunjungan, melampaui statistik kunjungan ke Bali.
Gubernur menilai, geliat ekonomi di tingkat akar rumput ini tidak terlepas dari intervensi kebijakan ekonomi nasional yang berorientasi dari bawah ke atas (bottom-up economic) di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto. Kebijakan ini sukses mendongkrak harga komoditas pertanian serta meningkatkan daya beli masyarakat perdesaan, yang terlihat dari naiknya indeks pembelian kendaraan bermotor dan hewan ternak secara signifikan.
Meski demikian, Gubernur mengingatkan adanya tantangan baru terkait kesiapan sumber daya manusia di daerah yang belum sepenuhnya terlatih dalam mengelola potensi usaha secara mandiri. Untuk itu, ia menaruh harapan besar agar HIPMI mengambil peran strategis sebagai inkubator wirausaha hingga ke tingkat desa dan kecamatan.
”Harapan saya ke depan, teman-teman sekalian, semoga HIPMI ke depan bisa terus menciptakan wirausahawan baru, terutama di daerah desa-desa, terutama di kecamatan-kecamatan. Karena saya Gubernur, saya melihat, tidak ada cara lain untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi kecuali mendorong para pengusaha,” tegasnya.











