“Tenis sudah lama digemari masyarakat Indonesia. Pemerintah provinsi siap mendukung agar tenis Lampung berkembang dan berprestasi di kancah nasional,” tutur Wagub.
Sementara itu, Ketua Pengprov PELTI Lampung, Rycko Menoza, menegaskan kepengurusan baru akan memprioritaskan peningkatan fasilitas dan kesempatan bertanding bagi atlet, terutama junior.
“Kami ingin PELTI lebih baik, tapi tidak mungkin berjalan tanpa dukungan semua pihak. Fasilitas lapangan yang layak dan event rutin sangat dibutuhkan agar pemain bisa mengasah kemampuan dan membawa nama Lampung, lalu Indonesia, ke tingkat lebih tinggi,” ucapnya.
Rycko berjanji melakukan perubahan nyata demi kemajuan tenis Lampung. “Kami ingin kualitas pemain, pelatih, dan perangkat pertandingan lebih baik dari sebelumnya. Kehadiran semua pihak hari ini menjadi darah segar bagi kami,” katanya.
Sementara, Ketua Umum PP PELTI, Andi Muhammad Nurdin Halid, menekankan pentingnya membangun industri tenis nasional yang modern dan profesional.
“Kami punya visi 2045: membangun industri tenis Indonesia menuju Indonesia Emas. Fokus kami pada pembinaan atlet, pelatih, wasit, infrastruktur, dan manajemen yang berorientasi prestasi,” ujarnya.
Menurut Nurdin, PELTI akan melakukan terobosan dengan memperkuat SDM dan jaringan tenis nasional melalui kolaborasi dengan pemerintah pusat, daerah, klub, akademi, dan komunitas tenis.
Ia menambahkan, bahwa Kemenpora telah menargetkan PELTI untuk dapat mempertahankan gelar juara umum tenis di SEA Games Thailand pada Desember mendatang. (Rls/SA)











