5W1HINDONESIA.ID, Bandar Lampung – Kebakaran hebat melanda sebuah rumah yang dihuni dua keluarga di Jalan Cendrawasih, Kelurahan Gedong Air, Kecamatan Tanjung Karang Barat, Kota Bandar Lampung, pada Kamis (30/7/2026) dini hari. Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 01.00 WIB tersebut diduga kuat disebabkan oleh korsleting listrik.
Salim, penghuni rumah yang telah menempati kawasan tersebut sejak lahir pada tahun 1970-an, menceritakan detik-detik mencekam saat musibah itu terjadi.
Ia mengaku baru saja terbangun dari tidurnya karena merasa lapar dan memutuskan keluar sebentar untuk membeli nasi di warung terdekat.
“Begitu pulang, sekitar lima menit saja, ternyata sudah ada api di bagian atas, di plafon. Waktu saya mau ke belakang cari selang air, api ternyata sudah keluar dari genteng,” ujar Salim.
Melihat kobaran api yang telanjur membesar, ia akhirnya mengurungkan niat untuk memadamkan api secara mandiri dan fokus menyelamatkan kendaraan miliknya.
Namun, nahas, tiga ekor kucing peliharaan kesayangannya tidak sempat diselamatkan dan mati terpanggang di lokasi kejadian.
Penanganan Cepat dan Gotong Royong Warga
Lurah Gedong Air, Fajar Muntoni, menjelaskan bahwa jajaran pemerintah kelurahan bersama unsur Linmas, RT, pamong, hingga pihak kecamatan langsung mendatangi lokasi sejak malam kejadian hingga proses pemadaman selesai.
Sebagai bentuk solidaritas, warga setempat langsung menggelar aksi gotong royong atau Jumat Bersih pada keesokan harinya untuk membersihkan puing-puing sisa kebakaran.
“Alhamdulillah, seluruh puing sudah berhasil diangkut menggunakan sekitar lima unit mobil pada Jumat kemarin,” kata Fajar.
Ia menambahkan, kondisi pascakebakaran sangat memprihatinkan karena tidak ada barang berharga yang tersisa.
Kebakaran yang berlangsung cepat dalam kurun waktu kurang dari 30 menit itu membuat korban hanya bisa menyelamatkan pakaian yang melekat di badan. Untuk sementara waktu, Salim mengungsi ke rumah adiknya yang terletak di bagian belakang.
Penyaluran Donasi dan Pengajuan Bantuan Pemerintah
Sebagai wujud kepedulian sosial, pihak kelurahan bersama Tim Penggerak PKK, kader Posyandu, kader KB, relawan Sapa, Senam Pesang Indah, serta perwakilan masyarakat, mendatangi kediaman korban untuk menyerahkan bantuan.
Bantuan yang terkumpul berupa uang tunai dari PKK dan Posyandu dengan total mencapai sekitar Rp5 juta guna meringankan beban korban, khususnya untuk persiapan pembelian bahan-bahan bangunan.
Pihak kelurahan juga bergerak cepat dengan melaporkan musibah ini ke tingkat kecamatan untuk diteruskan kepada Wali Kota Bandar Lampung melalui Dinas Sosial.
“Alhamdulillah, kami sudah mendapat respons yang luar biasa dari Dinas Sosial dan saat ini kami sedang melengkapi berkas-berkas yang diperlukan,” pungkas Fajar.











