5W1HINDONESIA.ID, Bandar Lampung – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandar Lampung mengambil langkah proaktif dengan memberikan bantuan operasional kepada 73 pondok pesantren di Kota Tapis Berseri pada, Senin (5/2). Tindakan ini merupakan respons positif Pemkot Bandar Lampung pasca dua tahun terkendala memberikan bantuan senilai Rp 50 juta akibat dampak pandemi COVID-19.
Perhatian Pemkot Bandar Lampung
Wali Kota Bandar Lampung, Eva Dwiana, menyampaikan bahwa pemberian bantuan ini mencerminkan perhatian serius pemerintah terhadap lembaga pendidikan keagamaan. Eva Dwiana mengungkapkan kegembiraannya karena Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Bandar Lampung mengalami peningkatan, memungkinkan pemberian bantuan beragam nilai, seperti 50, 75, dan 100 juta, sesuai kebutuhan masing-masing pondok pesantren.
“Barokah untuk kita semua karena PAD kota Bandar Lampung sudah jauh membaik dari sebelumnya, dan hari ini kita memberikan bantuan operasional kepada pondok pesantren, dengan nilai yang beragam ada 50, 75 dan 100 sesuai yang diperlukan,” ungkapnya.
Eva Dwiana menegaskan komitmen Pemkot Bandar Lampung untuk terus memberikan dukungan. Dengan optimisme, ia mengumumkan bahwa pada bulan September dan Oktober, anggaran bantuan operasional akan meningkat menjadi Rp 100 juta, yang akan diakomodasi dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) perubahan.











