LampungLampung SelatanNasionalPemerintahan

Kunjungi Desa Tanjung Sari Lampung Selatan, Mendes PDTT Abdul Halim Iskandar Apresiasi Sistem Manajemen KPT Maju Sejahtera

29
×

Kunjungi Desa Tanjung Sari Lampung Selatan, Mendes PDTT Abdul Halim Iskandar Apresiasi Sistem Manajemen KPT Maju Sejahtera

Sebarkan artikel ini

5W1HIndonesia.id, Lampung Selatan Program Lampung sebagai lumbung ternak yang dicanangkan Gubernur Arinal Djunaidi mendapat respons positif dari Pemerintah Pusat.

Bahkan, dalam pengembangannya di pedesaan mendapat apresiasi dari Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Mendes PDTT) Abdul Halim Iskandar.

Menteri Abdul Halim mengapresiasi sistem manajemen yang ada di KPT Maju Sejahtera di Desa Wawasan Kecamatan Tanjung Sari, Lampung Selatan.

Baca Juga  Pj Gubernur Samsudin Ajak Pengurus PMII Provinsi Lampung Bergandengan Tangan Bangun Lampung

“Saya berharap sistem manajemen satu pintu yang diterapkan di sini dapat menjadikan Koperasi Usaha ini semakin maju, terus berkembang, dan dapat berguna bagi masyarakat luas,” ujarnya, saat mengunjungi Koperasi Produksi Ternak (KPT) Maju Sejahtera, Rabu (8/9/2021).

Menteri yang akrab disapa Abdul Halim ini menambahkan bahwa KPT Maju Sejahtera dapat dijadikan trigger yang baik bagi peternak lain yang ingin membentuk koperasi usaha.

Baca Juga  Pimpin Rakor Peningkatan Produksi Pangan, Gubernur Arinal Genjot Empat Kabupaten yang Belum Produktif

Seperti diketahui KPT Maju Sejahtera merupakan koperasi usaha pembiakan sapi dengan skema bagi hasil, pengadaan dan perdagangan sapi, produksi dan penjualan pakan, pinjaman sapi dan penjualan produk limbah ternak yang didirikan sejak 2014.

Baca Juga  Apresiasi Atlet Berprestasi di PON XX, Pemkot Bandar Lampung Beri Tali Asih dan Beasiswa

Menurut Suhadi, ketua KPT Maju Sejahtera, KPT yang dipimpinnya menggunakan sistem satu pintu dalam manajemen pembiayaan, pengelolaan pakan, dan penjualan.

Suhadi mengatakan dalam sistem penjualan yang menggunakan sistem lelang, sangat menguntungkan peternak. “Harga akan naik dari harga biasanya, dan itu sangat membantu bagi peternak sapi disini,” ujar Suhadi. (Rls/SA)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *