LampungLampung SelatanPemerintahan

Lewat Program Kejar, OJK Dorong Literasi Keuangan Pelajar di Lampung Selatan

57
×

Lewat Program Kejar, OJK Dorong Literasi Keuangan Pelajar di Lampung Selatan

Sebarkan artikel ini
OJK Provinsi Lampung bersama Pemkab Lampung Selatan dan pemangku kepentingan terkait melaksanakan salah satu program kegiatan TPAKD dalam kegiatan Literasi dan Inklusi Keuangan berupa Launching Program Satu Rekening Satu Pelajar (KEJAR) di SDN 3 Way Urang, Kecamatan Kalianda, Lampung Selatan || Foto: OJK Provinsi Lampung
OJK Provinsi Lampung bersama Pemkab Lampung Selatan dan pemangku kepentingan terkait melaksanakan salah satu program kegiatan TPAKD dalam kegiatan Literasi dan Inklusi Keuangan berupa Launching Program Satu Rekening Satu Pelajar (KEJAR) di SDN 3 Way Urang, Kecamatan Kalianda, Lampung Selatan || Foto: OJK Provinsi Lampung

5W1HIndonesia.id, Lampung Selatan — Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Lampung bersama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan dan pemangku kepentingan terkait melaksanakan salah satu program kegiatan TPAKD dalam kegiatan Literasi dan Inklusi Keuangan berupa Launching Program Satu Rekening Satu Pelajar (KEJAR) di SDN 3 Way Urang, Kecamatan Kalianda, Lampung Selatan.

Program KEJAR merupakan inisiatif strategis dalam menanamkan budaya menabung sejak dini, meningkatkan literasi dan inklusi keuangan, serta mendorong kepemilikan rekening pelajar sebagai bagian dari pembentukan generasi yang cerdas dan mandiri secara finansial.

Kepala Bagian Perekonomian Sekretariat Daerah, Mahat Santosa, S.TP., M.M., menyampaikan bahwa program KEJAR diharapkan dapat meningkatkan pemahaman pelajar dalam mengelola keuangan serta memperkuat kolaborasi antara pemerintah daerah, OJK, dan perbankan dalam mendukung literasi dan inklusi keuangan.

Baca Juga  Inklusi Keuangan, Solusi Percepat Pemulihan Ekonomi Nasional

Sementara itu, Plt. Kepala Biro Perekonomian Provinsi Lampung, Asrul Tristianto, S.T., M.T., menyampaikan bahwa berdasarkan hasil Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan (SNLIK) 2025 oleh OJK dan BPS, indeks inklusi keuangan mencapai 80,51% dan literasi keuangan sebesar 66,46%.

Sejalan dengan capaian tersebut, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung menargetkan peningkatan inklusi keuangan hingga 85 persen dalam jangka menengah dan 97% pada tahun 2045, serta mendorong Program KEJAR sebagai langkah konkret untuk memperluas akses keuangan dan membangun budaya menabung sejak dini, dengan partisipasi sekitar 14.000 pelajar.

Baca Juga  Kunjungi Desa Cintamulya sebagai Desa Inklusi, OJK Lampung: Semua Layanan Keuangan Bisa Disediakan

Otto Fitriandy, Kepala OJK Provinsi Lampung yang dalam kesempatan ini diwakili oleh Asisten Direktur OJK Provinsi Lampung, Imam Gozali dalam sambutannya menyampaikan bahwa program KEJAR merupakan inisiatif strategis untuk menanamkan budaya menabung sejak dini serta membangun kedisiplinan finansial pelajar.

Program ini juga menjadi sarana edukasi keuangan yang mendorong kepemilikan rekening sejak bangku sekolah dan membentuk generasi yang mandiri secara finansial.

Selanjutnya, Wakil Bupati Lampung Selatan, M. Syaiful Anwar, S,T., M.Pd., dalam sambutannya menyampaikan bahwa investasi terbaik tidak hanya pada pembangunan infrastruktur, tetapi juga pada pembangunan sumber daya manusia, termasuk karakter dan kecerdasan finansial.

Baca Juga  Sekitar 1,5 jam, Si Jago Merah Lahap Rumah Milik H. Tedi

Program ini diharapkan dapat memberikan dampak nyata dalam meningkatkan literasi dan inklusi keuangan di daerah.

Melalui sinergi antara pemerintah daerah, OJK, dan industri jasa keuangan, program KEJAR diharapkan mampu mempercepat perluasan akses keuangan daerah serta membentuk generasi muda yang cerdas finansial, mandiri, bijak, dan siap menghadapi tantangan ekonomi di masa depan. (Rls/SA)