EKBISNasional

Cepetan Daftar, PLN Gelar Kompetisi Inovasi Kelistrikan dengan Total Hadiah dan Pendanaan Rp 2,5 Miliar

36
×

Cepetan Daftar, PLN Gelar Kompetisi Inovasi Kelistrikan dengan Total Hadiah dan Pendanaan Rp 2,5 Miliar

Sebarkan artikel ini
PT PLN (Persero) kembali menggelar kompetisi inovasi di sektor kelistrikan dalam PLN ICE (Innovation & Competition in Electricity) Tahun 2022 untuk menjaring inovasi-inovasi terbaik karya anak bangsa. (Istimewa)

5W1HIndonesia.id, Jakarta – PT PLN (Persero) kembali menggelar kompetisi inovasi di sektor kelistrikan dalam PLN ICE (Innovation & Competition in Electricity) Tahun 2022 dengan total hadiah dan pendanaan Rp 2,5 miliar.

Melalui ajang ini PLN ingin menjaring inovasi-inovasi terbaik karya anak bangsa.

Pada tahun ini, gelaran PLN ICE terbagi dalam dua kategori kompetisi. Pertama, kategori kompetisi konversi motor BBM ke listrik. Kedua, kategori desain peralatan dan program bisnis pada bidang pertanian, peternakan, perkebunan dan perikanan yang berbasis listrik (Electrifying Agricultre).

Baca Juga  Bahas Penyaluran KUR, Gubernur Lampung Berdialog Interaktif Bersama Perbankan dan Pelaku Jasa Keuangan

Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo berharap adanya kompetisi ini dapat berkontribusi dalam percepatan program kendaraan bermotor listrik berbasis baterai (Battery Electric Vehicle).

Selain itu, dengan adanya kompetisi Electrifying Agriculture diharapkan dapat melahirkan inovasi peralatan dan program bisnis yang modern dengan pemanfaatan teknologi untuk meningkatkan produktivitas pada bidang pertanian, peternakan, perkebunan dan perikanan.

Baca Juga  Kolaborasi Dukung Bisnis Berkelanjutan, PLN Serap Produk Olahan Sampah dari UMKM untuk Bahan Cofiring PLTU Tarahan

“Konversi ini juga salah satu langkah untuk kita semakin mandiri dalam ketahanan energi. Karena berpindah dari energi berbasis impor ke berbasis domestik, hal ini juga dalam rangka untuk mempercepat terbentuknya ekosistem kendaraan listrik di Indonesia serta mengakselerasi tercapainya target Carbon Neutral pada tahun 2060,” jelas Darmawan.

Baca Juga  Inisiasi Desa Siaga Bencana 2026 di Panjang Selatan, PLN UID Lampung dan BPBD Kota Bandar Lampung Gelar Sosialisasi

Konsep Electrifying Agriculture, sambung dia, adalah perubahan gaya hidup para petani untuk berorientasi ke depan. Dengan begitu, sektor pertanian akan lebih maju, ekonomis dan lebih ramah lingkungan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *