BUDPARTravel

Daya Tarik Wae Rebo, Lokasi Wisata, dan Tarif Masuknya

85
×

Daya Tarik Wae Rebo, Lokasi Wisata, dan Tarif Masuknya

Sebarkan artikel ini
daya tarik Wae Rebo
Ilustrasi Daya Tarik Wae Rebo || Photo by Ash Hayes on Unsplash || 5W1HINDONESIA.ID

5W1HINDONESIA.IDTRAVEL – Daya tarik Wae Rebo menjadi salah satu hal yang banyak dicari oleh wisatawan, baik dalam maupun luar daerah. Pasalnya, Desa Wae Rebo memiliki banyak sekali keunikan dan menyajikan keindahan alam yang memanjakan mata.

Tak hanya itu, saat berwisata ke Desa Wae Rebo, pengunjung mendapatkan pengalaman yang tak terlupakan. Nah, untuk mengetahui lebih lanjut mengenai wisata ke Wae Rebo, yuk simak pembahasan berikut.

Daya Tarik Wae Rebo yang Perlu Diketahui

Wae Rebo merupakan desa yang memukau dunia karena berbagai keunikan yang dimilikinya. Berkat Keunikannya, Desa Wae Rebo pernah menerima penghargaan Top Award of Excellence oleh UNESCO pada UNESCO ASIA PACIFIC HERITAGE AWARDS 2012 di Bangkok.

Dari keunikan, keindahan alam, serta prestasi tersebut, Wae Rebo termasuk tempat wisata yang wajib dikunjungi. Adapun beberapa daya tarik yang dihadirkan Desa Wae Rebo, antara lain sebagai berikut:

1. Bangunan Rumah Adat yang Unik

Desa Wae Rebo hanya terdiri dari tujuh rumah adat di mana setiap bangunannya memiliki lima lantai. Uniknya, rumah adat Desa Wae Rebo berbentuk lumbung kerucut dengan atap daun lontar yang ditutup oleh ijuk.

Rumah adat yang ada di Desa Wae Rebo dinamakan ‘Mbaru Niang’. Pada dasarnya, rumah adat tersebut disusun mengelilingi batu melingkar yang disebut dengan ‘Compang’ sebagai titik pusatnya.

Compang sendiri merupakan bagian penting dari Desa Wae Rebo sebab menjadi pusat kegiatan masyarakat. Pasalnya, compang dijadikan sebagai tempat mendekatkan diri dengan alam, leluhur, dan juga Tuhan.

2. Asal Usul Masyarakat Desa Wae Rebo

Daya tarik lain dari Desa Wae Rebo adalah asal usul masyarakatnya. Masyarakat yang hidup di Desa Wae Rebo sebenarnya memiliki garis keturunan dari suku Minangkabau. Konon, terdapat seseorang yang berasal dari Minangkabau bernama Empo Maro.

Empo Maro melakukan pelayaran dari Pulau Sumatera sampai ke Labuan Bajo kemudian akhirnya memutuskan untuk tinggal dan bermukim di Desa Adat Wae Rebo. Tentunya, hal ini sangat menarik untuk para wisatawan, terutama jika ingin mengenal lebih dalam dengan penduduk desa.

3. Pemandangan Alam yang Mempesona

Kekayaan alam serta pemandangan yang ditawarkan Desa Wae Rebo sudah tak dapat diragukan lagi. Ya, desa ini dikelilingi oleh hamparan rumput hijau dengan pemandangan gunung dan pepohonan yang tertutup kabut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *