Bandar LampungLampungPemerintahan

Pj Gubernur Samsudin Raih Penghargaan Tokoh Peduli Pertanian Lampung

46
×

Pj Gubernur Samsudin Raih Penghargaan Tokoh Peduli Pertanian Lampung

Sebarkan artikel ini
Pj. Gubernur Samsudin meraih penghargaan sebagai Tokoh Peduli Pertanian Lampung dari Perpadi Provinsi Lampung pada acara Perpadi Lampung Award 2024 || Foto: Adpim Pemprov Lampung
Pj. Gubernur Samsudin meraih penghargaan sebagai Tokoh Peduli Pertanian Lampung dari Perpadi Provinsi Lampung pada acara Perpadi Lampung Award 2024 || Foto: Adpim Pemprov Lampung

5W1HIndonesia.id, Bandar Lampung – Persatuan Pengusaha Penggilingan Padi dan Beras (Perpadi) Provinsi Lampung meluncurkan Program Gerakan Satu Desa Satu Warung Beras Bersama (Waber) dan menggelar seminar serta Perpadi Lampung Award 2024, di Ballroom Hotel Emersia, Bandar Lampung, Selasa (3/12/2024).

Dalam Acara yang dihadiri langsung oleh Ketua Umum DPP Perpadi Sutarto Alimoeso tersebut, Pj. Gubernur Samsudin meraih penghargaan sebagai Tokoh Peduli Pertanian Lampung.

Baca Juga  Pj Gubernur Samsudin Lepas Peserta Bank Lampung Run 2025

Dalam sambutannya, Pj. Gubernur  Samsudin menyampaikan bahwa Provinsi Lampung dikenal dengan salah satu lumbung pangan nasional.

Namun, keberhasilan ini harus ditingkatkan dengan memperkuat tata kelola perberasan, meningkatkan kesejahteraan petani, dan memastikan ketersediaan serta keterjangkauan beras bagi seluruh lapisan masyarakat.

Baca Juga  Tata Wilayah Pesisir, DPRD Provinsi Lampung Dapil I Bandar Lampung Apresiasi Kinerja Pemkot

“Lampung memiliki kekuatan swasembada pangan, bahkan menjadi penghasil beras nasional terbaik. Untuk itu yang perlu ditingkatkan lebih baik kedepan di Lampung, bagaimana menjadikan pertanian ini lebih modern dan lebih efisien,” kata Samsudin.

“Bagaimana pemanfaatan moderenisasi penggilingan padi, modernisasi menanam padi, bahkan modernisasi panennya juga. Sehingga efisien terjadi dan modernisasi juga akan terjadi,” sambungnya.

Baca Juga  Pj Gubernur Lampung Terima Penghargaan Dosen Terbaik dari UIA

Samsudin juga menyoroti jual beli gabah yang ada di lapangan oleh salah satu pengusaha besar, itu juga harus disikapi dengan saksama oleh Provinsi Lampung, agar supaya mengutungkan bagi para petani dan juga menguntungkan bagi para penggiling-penggiling beras yang ada di masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *