Bandar LampungLampungPemerintahan

Rakor Pokja Bunda PAUD 2024, Maidawati: Keluarga Jadi Pendidik Utama dan Pertama Bagi Anak

45
×

Rakor Pokja Bunda PAUD 2024, Maidawati: Keluarga Jadi Pendidik Utama dan Pertama Bagi Anak

Sebarkan artikel ini
Bunda Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Provinsi Lampung Maidawati Retnoningsih, membuka rapat koordinasi Pokja Bunda Paud se-Provinsi Lampung Tahun 2024 || Foto: Dinas Kominfo dan Statistik Provinsi Lampung
Bunda Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Provinsi Lampung Maidawati Retnoningsih, membuka rapat koordinasi Pokja Bunda Paud se-Provinsi Lampung Tahun 2024 || Foto: Dinas Kominfo dan Statistik Provinsi Lampung

5W1HIndonesia.id, Bandar Lampung –  Bunda Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Provinsi Lampung Maidawati Retnoningsih, membuka rapat koordinasi Pokja Bunda Paud se-Provinsi Lampung Tahun 2024, di Hotel Horison, Selasa (10/12/2024).

Bunda Paud Provinsi Lampung Maidawati Retnoningsih mengapresiasi dan menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah bekerja keras dan mendukung acara pada hari ini sehingga dapat terselenggara dengan lancar dan sukses.

Baca Juga  Wagub Lampung Ajak PMII Jadi Penjaga Peradaban dan Pengawal Perubahan

“Rakor pada hari ini merupakan momentum penting bagi kita untuk memperkuat sinergi dalam membangun pendidikan anak usia dini yang berkualitas, terutama dalam konteks penguatan karakter anak melalui peran aktif keluarga,” katanya.

Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) merupakan tahap dasar yang sangat krusial dalam perkembangan manusia. Pada usia dini, anak-anak berada dalam periode emas pertumbuhan otak, di mana mereka memiliki kemampuan yang luar biasa untuk menyerap informasi, membentuk pola pikir, serta mengembangkan karakter dan keterampilan sosial.

Baca Juga  Sekdaprov Fahrizal Darminto Saksikan Penandatanganan Perjanjian Kerjasama 11 OPDtentang Pemanfaatan Data Kependudukan

“Dalam konteks inilah, Keluarga menjadi pendidik utama dan pertama bagi anak,” ujarnya.

Namun, masyarakat saat ini menyadari bahwa perkembangan teknologi, perubahan gaya hidup, dan berbagai dinamika sosial lainnya sering kali memengaruhi pola pengasuhan dan interaksi dalam keluarga.

Baca Juga  Gubernur Lampung Membuka Sosialisasi Nota Kesepahaman APIP dan APH

“Oleh karena itu, melalui Rakor ini, kita perlu merumuskan strategi-strategi yang relevan untuk memberdayakan keluarga dalam mendukung pendidikan karakter anak usia dini,” lanjutnya.

Maidawati berharap ke depan, Rapat Koordinasi ini dapat menjadi ruang diskusi yang produktif, melahirkan ide-ide inovatif dan rekomendasi strategis yang dapat diimplementasikan bersama di seluruh wilayah kabupaten dan kota.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *