close
Bandar LampungLampungPemerintahan

Gubernur Lampung: Pengelolaan Keuangan Daerah Jadi Motor Penggerak Pembangunan

×

Gubernur Lampung: Pengelolaan Keuangan Daerah Jadi Motor Penggerak Pembangunan

Sebarkan artikel ini
Staf Ahli Gubernur Bidang Pemerintahan, Hukum, dan Politik, Achmad Saefulloh, saat menjadi pembina Apel Mingguan di lingkungan Pemprov Lampung bertempat di Lapangan Korpri || Foto: Dinas Kominfotik Provinsi Lampung
Staf Ahli Gubernur Bidang Pemerintahan, Hukum, dan Politik, Achmad Saefulloh, saat menjadi pembina Apel Mingguan di lingkungan Pemprov Lampung bertempat di Lapangan Korpri || Foto: Dinas Kominfotik Provinsi Lampung

5W1HIndonesia.id, Bandar Lampung — Pengelolaan keuangan daerah harus mampu menjadi motor penggerak pembangunan Provinsi Lampung sekaligus berkontribusi terhadap pembangunan nasional.

Hal tersebut ditegaskan Gubernur Lampung dalam sambutan tertulis yang dibacakan Staf Ahli Gubernur Bidang Pemerintahan, Hukum, dan Politik, Achmad Saefulloh, saat menjadi pembina Apel Mingguan di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung bertempat di Lapangan Korpri, Kantor Gubernur Lampung, Senin (12/1/2026).

Baca Juga  Gubernur Arinal Raih Penghargaan Itera Adi Karsa Madya Tahun 2020

Dalam sambutannya, Gubernur Lampung menekankan bahwa keuangan daerah merupakan fondasi utama dalam menjalankan roda pemerintahan dan pembangunan.

Pengelolaan keuangan yang baik dinilai menjadi faktor penentu keberhasilan pemerintah daerah dalam memberikan pelayanan publik yang efektif serta mendorong pembangunan yang berkelanjutan.

Baca Juga  Kado Perayaan HUT RI, PLN Nyalakan Listrik Gratis untuk 102 Rumah Warga Belum Berlistrik di Lampung

“Pengelolaan keuangan daerah harus dilaksanakan secara transparan, akuntabel, dan bertanggung jawab, karena hal tersebut menjadi dasar kepercayaan masyarakat kepada pemerintah,” tegasnya.

Baca Juga  Dengarkan Aspirasi, Pemimpin Daerah Lampung Duduk Bersila Bersama Mahasiswa

Lebih lanjut disampaikan, terdapat sejumlah prinsip utama yang harus terus dipegang dalam pengelolaan keuangan daerah. Pertama, efisiensi, yakni memastikan setiap rupiah anggaran digunakan secara optimal untuk memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat.

Visited 9 times, 1 visit(s) today