“Kegiatan hari ini lebih kearah menanamkan mindset sebagai pelaku Digital Marketing, ibarat sebuah bangunan hari ini membuat pondasinya dulu sehingga untuk selanjutnya akan kokoh menghadapi perubahan didunia Internet,” jelasnya, Sabtu (18/7/2020).
Wakil Ketua LKS-LKSA Kota Bandar Lampung Kholil mengatakan kegiatan yang diinisiasi Forda dan ACT Lampung tersebut bertujuan memberikan penguatan dan pemahaman admin sosial media masing-masing Panti Asuhan supaya dapat mengikuti perubahan yang sangat cepat didunia Digital Marketing.
Harapanya kedepan Panti di Kota Bandar Lampung dapat dikenal oleh masyarakat luas baik di Provinsi Lampung maupun Nasional. Hal ini karena Internet menjadi media yang memungkinkan dapat dikenal secara cepat dan terjangkau.
Indriyani dari LKSA Darul Alya Bandar Lampung merasa sangat luar biasa mendapatkan ilmu baru, meskipun masih mempelajari dasar Digital Marketing untuk sesi perdana. Selepas pelatihan juga masih akan didampingi melalui media WhatsApp Group dan sesi pertemuan berikutnya.
Untuk saat ini kebutuhan Panti adalah laptop yang mempunyai spesifikasi mumpuni, Camera DSLR, Handphone Android dan ilmu digital marketing. Untuk peralatan podcast juga sangat dibutuhkan terlebih sedang trend berdakwah menggunakan media podcast.
“Kesanya luar biasa hari ini mendapatkan pemahaman baru dalam dunia digital marketing, harapanya bisa diaplikasikan untuk kemajuan Panti Asuhan,” tutupnya. (Rls/SA)











