Ia menyatakan bahwa saat kejadian posisinya memang lagi sendiri di rumah karena anak dan istri lagi jalan-jalan mengisi liburan ke tempat keluarga kemarin dan menginap di sana.
Menurutnya, kerugian yang dialami akibat peristiwa longsor di antaranya kompresor, motor, kulkas, mesin cuci beserta alat-alat rumah tangga.
“Jadi semuanya itu gak bisa diselamatkan. Kalau total kerugian diperkirakan sebesar Rp80 jutaan,” pungkasnya.
Sementara Lurah Ketapang, Dody Irwanto membenarkan terkait dengan peristiwa robohnya tiga rumah yang terdampak longsor tersebut.
“Ya longsor itu akibat kena angin dan ada aliran sungai dari Bumi Waras,” terangnya.
Menurutnya, sebenarnya lokasi daerah yang terjadinya longsor tersebut merupakan daerah tidak diperbolehkan untuk membangun (zona merah).











