Bandar LampungLampungPeristiwa

Tunggu Bantuan Pemerintah, Warga Pulau Pasaran Swadaya Benahi Jembatan Penghubung

30
×

Tunggu Bantuan Pemerintah, Warga Pulau Pasaran Swadaya Benahi Jembatan Penghubung

Sebarkan artikel ini

5W1HIndonesia.id, Bandar Lampung – Warga Pulau Pasaran Kota Karang, Telukbetung Barat, Bandar Lampung akhirnya secara swadaya membenahi jembatan penghubung yang nyaris putus.

Hal tersebut dilakukan sembari menunggu janji Pemerintah Kota (Pemkot) Bandar Lampung untuk membenahi jembatan penghubung tersebut.

Jembatan yang sudah berdiri selama tujuh tahun itu rencananya akan ditambal menggunakan dana swadaya masyarakat.

Ketua RT 10 Pulau Pasaran, Said menyatakan pihaknya telah melakukan pengumpulan dana dari seluruh warga yang ada di pulau tersebut.

Baca Juga  Pemkot Bandar Lampung Dukung UMKM Lokal, Dorong Pendaftaran Produk ke BPOM

“Dana yang sudah terkumpul dari seluruh warga termasuk pengusaha becak motor (Bentor) ada sekitar Rp. 2,2 juta. Jadi nanti kita tutup pakai plat besi,” bebernya, Senin (25/1/2021).

Menurutnya, warga masih menunggu realisasi pemerintah setempat untuk melakukan pembenahan jembatan sepanjang 100 meter itu.

“Ya ini kan sebenarnya untuk penanganan jangka pendek. Kami masih menunggu realisasi pemerintah yang akan melakukan pembenahan jembatan pada tahun 2021 ini,” jelasnya.

Baca Juga  5 Tips Nobar Timnas U23 di Tugu Adipura, Biar Bebas Pungli!

Ia mengatakan bahwa jembatan tersebut memiliki peranan yang sangat vital terlebih jika sewaktu-waktu ada bencana seperti tsunami.

Jembatan tersebut tentunya sangat berperan penting dalam menyelamatkan jiwa warga Pulau Pasaran.

“Jembatan ini sangat vital, pada tsunami yang lalu, karena jembatan ini warga bisa menyelamatkan diri. Selain itu, perputaran ekonomi juga di sini tinggi,” ungkapnya.

Baca Juga  Dorong Inklusi Keuangan Syariah dan Pasar Modal, OJK Provinsi Lampung Gelar Edukasi Bersama Masyarakat Lampung Tengah

Pihaknya mengharapkan pemerintah kota maupun provinsi agar sudi melihat dan membenahi jembatan penghubung satu-satunya itu.

“Ya kalau bisa jangan hanya pemerintah kota saja, tapi provinsi bahkan pusat sedikit membantu membenahi jembatan ini. Karena setiap harinya, ikan teri dari Pulau Pasaran ini memenuhi kebutuhan ikan ke berbagai provinsi. Bahkan 80% nya ke Jakarta,” tandasnya. (CR/SA)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *