5W1HINDONESIA.ID, ZONA MUSLIM – Amalan sunnah saat adzan belum banyak diketahui dan dipahami oleh umat muslim. Menurut bahasa, adzan sendiri berasal dari kata ‘adzina’ yang berarti mendengar, memperhatikan, dan menginformasikan sesuatu.
Saat umat muslim mendengar suara adzan, maka disunnahkan untuk melakukan beberapa amalan sesuai anjuran Rasulullah SAW. Nah, untuk mengetahui lebih lanjut terkait amalan sunnah yang bisa dilakukan saat adzan, yuk simak pembahasan berikut.
Apa Saja Amalan Sunnah Saat Adzan Dikumandangkan?
Dalam hadis riwayat Muslim, Rasulullah SAW pernah bersabda, “Jika kalian mendengar muadzin, maka ucapkanlah seperti apa yang diucapkan muadzin. Kemudian bershalawatlah untukku.
Karena siapa yang bersholawat kepadaku sekali, maka Allah akan bersholawat padanya (memberi ampunan padanya) sebanyak sepuluh kali. Kemudian, mintalah wasilan pada Allah untukku.
Karena wasilah itu adalah tempat di surga yang hanya diperuntukkan bagi hamba Allah, aku berharap akulah yang mendapatkannya. Siapa yang meminta untukku wasilan seperti itu, dialah yang berhak mendapatkan syafaatku”. Untuk itu, ada beberapa amalan sunnah ketika adzan berkumandang, antara lain:
1. Menjawab Adzan
Amalan sunnah pertama yang dianjurkan oleh Nabi Muhammad SAW adalah menjawab adzan. Menjawab seruan adzan dapat diartikan dengan membalas lafadz adzan satu per satu dengan melafalkan ucapan yang serupa.
Dalam sebuah hadis dijelaskan, “Dari Abu Rafi’ radhiyallahu ‘anhu, sesungguhnya Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam ketika mendengar muadzin mengumandangkan adzan, beliau berucap seperti yang diucapkan muadzin.
Ketika muadzin berucap: ‘Hayya ‘alash sholah, hayya ‘alal falah’, Nabi Muhammad SAW mengucapkan: ‘Laa haula wa laa quwwata illaa billaah’, (tiada daya dan kekuatan kecuali dengan izin Allah SWT)’”. (Hadis hasan riwayat Imam Ahmad bin Hanbal)
2. Berdoa Agar Mendapatkan Syafaat
Amalan sunnah ketika adzan berkumandang lainnya, yakni berdoa agar memperoleh syafaat. Rasulullah SAW pernah bersabda, “Barangsiapa yang berucap ketika mendengar adzan, ‘Allahumma rabbi hadzihid da’ watit tammah,
Washshalaatil qaa ‘imah aati muhammadan al-wasiilata wal fadiiilata wab’atshul maqaamal mahmuudal ladzi wa’adtah’ (Ya Allah, Tuhan pemilik panggilan sempurna dan pemilik sholat yang didirikan ini, anugerahilah Muhammad wasilan (tempat yang luhur) dan fadhilah (keutamaan),
Bangkitkanlah dia pada kedudukan yang terpuji, sebagaimana yang telah Engkau janjikan, maka ia (orang yang membacanya) akan mendapatkan syafaat di hari kiamat”. (HR. Imam al-Bukhari, Imam Ibnu Hibban, Imam Abu Dawud, Imam al-Tirmidzi, Imam al-Nasai, Imam Ibnu Majah, Imam al-Baihaqi, dan Imam Ahmad bin Hanbal)
3. Bersholawat Pada Rasulullah SAW
Selanjutnya, amalan sunnah yang bisa dilakukan umat muslim saat mendengar suara adzan, yaitu bersholawat kepada Rasulullah SAW. Setelah bersholawat, maka seorang muslim bisa mengucapkan doa yang telah diriwayatkan oleh Nabi.






