5W1HINDONESIA.ID, ZONA MUSLIM – Bacaan doa Nabi Ibrahim termasuk amalan yang patut diketahui oleh umat muslim. Nabi Ibrahim sendiri termasuk ke dalam golongan Ulul azmi atau nabi yang memiliki kegigi
Hal ini sudah dijelaskan ketika Nabi Ibrahim diberikan perintah untuk menyembelih putra kesayangannya. Nah, untuk mengetahui lebih lanjut terkait doa Nabi Ibrahim, yuk simak pembahasan berikut.
Bacaan Doa Nabi Ibrahim yang Perlu Diketahui
Kisah dari Nabi Ibrahim AS bisa dijadikan sebagai teladan dalam kehidupan umat muslim sehari-hari. Karena itu, ada banyak doa Nabi Ibrahim yang bisa diamalkan setiap hari, di antaranya:
1. Doa Nabi Ibrahim untuk Meminta Keturunan
Nabi Ibrahim senantiasa berdoa dengan sungguh-sungguh agar diberikan keturunan yang sholeh. Perilaku sholeh yang diimpikan oleh para orang tua kepada anaknya, yaitu sikap sopan, perilaku terpuji, serta dapat menyebarkan kebaikan.
Doa Nabi Ibrahim untuk meminta keturunan kepada Allah SWT, yakni “Rabbi hab li minas-salihin”. Arti dari bacaan tersebut adalah “Ya Tuhan, berilah aku (seorang putra) yang termasuk orang-orang sholeh”.
2. Doa Agar Negara Aman
Selain berdoa agar mendapat keturunan, Nabi Ibrahim juga selalu memanjatkan doa agar negeranya aman. Saat tinggal di negara yang aman, tentu manusia tak perlu khawatir dengan adanya perpecahan atau peperangan.
Doa yang biasa dipanjatkan, yaitu “Wa iz qala ibrahimu rabbij’al haza baladan aminaw warzuq ahlahu minas-samarati man amana min-hum billahi wal-yaumil-akhir, qala wa mang kafara fa umatti’uhu qalilan summa adtarruhu ila ‘azabin-nar, wa bi’ sal-masir”.
Artinya adalah “Dan (ingatlah), ketika Ibrahim berdoa: ‘Ya Tuhanku, jadikanlah negeri ini negeri yang tenteram dan berikanlah rezeki dari buah-buahan kepada penduduknya yang beriman kepada Allah dan hari akhir. Lalu, aku paksa dia menjalani siksa neraka dan itulah tempat kembali yang paling buruk’”.
3. Doa Nabi Ibrahim Agar Amal Baik Selalu Diterima
Doa Nabi Ibrahim juga bisa dipanjatkan untuk memohon ampunan dari Allah SWT dan agar amal baik selalu diterima oleh-Nya. Bacaan doa tersebut, yakni “Wa iz yarfa’u ibrahimul-qawa’ida minal-baiti wa isma’il, rabbana taqabbal minna, innaka antas-sami’ul-’alim”.
Doa ini memiliki arti, “Dan (ingatlah), ketika Ibrahim mendirikan atau membangun pondasi Bait Suci bersama Ismail (sambil berdoa): ‘Ya Tuhan kami, terimalah dari kami (amal kami), sesungguhnya Engkau Maha Mendengar dan Maha Mengetahui’”.





