Kesehatan

Jangan Disepelekan, Berikut 5 Bahaya Tidur Tengkurap

53
×

Jangan Disepelekan, Berikut 5 Bahaya Tidur Tengkurap

Sebarkan artikel ini
bahaya tidur tengkurap
Photo by fxquadro on Freepik

5W1HINDONESIA.IDKESEHATAN – Bahaya tidur tengkurap tak boleh disepelekan karena bisa mengakibatkan gangguan kesehatan jangka panjang. Tak hanya tidur, kebanyakan orang sering menggunakan posisi tengkurap atau telungkup ketika menonton televisi atau membaca buku.

Namun, kebiasaan ini ternyata dapat membahayakan tubuh, terutama jika dilakukan terus-menerus. Nah, untuk mengetahui lebih lanjut mengenai dampak tidur tengkurap, yuk simak ulasan selengkapnya berikut.

Apa Saja Bahaya Tidur Tengkurap yang Perlu Diketahui?

Dilansir dari Sleep Foundation, tidur tengkurap dapat menimbulkan ketegangan pada bagian punggung dan leher. Ketegangan tersebut akan mengakibatkan kualitas tidur yang buruk di malam hari dan nyeri saat pagi hari. Selain itu, ada pula beberapa dampak buruk akibat sering tidur telungkup, di antaranya:

1. Nyeri pada tulang belakang

Saat tidur tengkurap, bagian batang tubuh akan masuk lebih dalam ke kasur secara alami karena beratnya. Kondisi ini dapat mengakibatkan punggung menjadi melengkung dan mengubah posisi alami tulang belakang.

Akibatnya, tulang belakang pada tubuh bisa kaku dan menegang sehingga menimbulkan rasa nyeri ketika bangun tidur. Di samping itu, tekanan pada bagian tengah tubuh yang tidak seimbang akibat tidur tengkurap akan menyebabkan nyeri tulang belakang.

2. Muncul kerutan di wajah

Dampak buruk akibat tidur tengkurap selanjutnya adalah muncul kerutan di bagian wajah. Pasalnya, kebiasaan tidur dengan cara tengkurap bisa membuat salah satu wajah menekan ke dalam bantal.

Jika dibiarkan dalam jangka panjang, maka kulit wajah bisa tertarik, meragang, dan mendapatkan tekanan sepanjang malam. Akibatnya, kerutan akan muncul pada wajah dan mengganggu penampilan.

3. Leher menjadi kaku

Posisi tidur tengkurap dapat meningkatkan risiko sakit leher hingga menjadi kaku. Pasalnya, ketika tidur tengkurap, maka harus memiringkan kepala ke satu sisi agar bisa bernapas sehingga membuat tulang leher dan tulang belakang tidak sejajar.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *