“Sebab, ekonomi kreatif dapat menjawab tantangan permasalahan jangka pendek dan menengah yang sedang kita hadapi, seperti upaya untuk mengatasi masalah kemiskinan, masalah pengangguran, dan memacu daya saing industri,” ujarnya.
Melalui ekonomi kreatif ini juga, kata Arinal akan memberikan kesempatan untuk perluasan kemampuan dalam bidang ekonomi.
Hal ini ditandai dengan munculnya berbagai bentuk usaha UMKM serta berbagai bentuk kreatifitas yang orisinal dari masyarakat.
“Perkembangan ini tentunya akan menghasilkan lapangan kerja baru, wirausaha baru, dan investasi baru, yang nantinya akan membawa gerak roda perekonomian kita dalam tingkat produktivitas dan optimisme yang lebih baik,” katanya.
Arinal mengundang para pengusaha besar dan pemilik modal untuk memperluas bisnis dan meningkatkan investasinya di Provinsi Lampung.
Kepada para pelaku UMKM, Ia juga mengajak mari berdayakan potensi yang dimiliki untuk meningkatkan kesejahteraan bersama.
“Lakukan inovasi dan kreasi, serta menjadi garda terdepan dalam pertumbuhan ekonomi,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua Umum Apindo Hariyadi Sukamdani mengatakan kehadiran Apindo Lampung pada Lampung Fair 2022 menunjukkan komitmen yang luar biasa dalam mendorong UMKM agar berkembang di Provinsi Lampung.
“Karena misi Apindo sendiri yaitu memberdayakan UMKM di seluruh Indonesia,” ujar Hariyadi.
Hariyadi mengapresiasi pertumbuhan ekonomi Lampung yang sangat mengesankan di bawah kepemimpinan Gubernur Arinal yang secara langsung juga berdampak pada kemajuan di sektor UMKM.
Ia mengajak sinergitas terus dibangun dalam rangka kesejahteraan masyarakat terutama di Provinsi Lampung.
“Kami berharap dukungan ini untuk terus dikembangkan dan perjuangkan untuk kemajuan dan kesejahteraan Lampung,” katanya.
Sekretaris Apindo Lampung Yanuar Irawan mengatakan sejak Apindo Lampung mendapatkan restu dari Gubernur Lampung untuk dipercaya menyelenggarakan Lampung Fair 2022, disambut suka cita para masyarakat, pelaku bisnis terutama para UMKM.











