“Ini menjadi keinginan kita bersama-sama untuk meningkatkan perekonomian pasca Covid-19,” ujar Yanuar.
Selain itu, kata Yanuar ini juga ditambah menjadi bergairah karena melihat pertumbuhan ekonomi Lampung.
Dimana pada triwulan II 2022 pertumbuhan ekonomi Provinsi Lampung secara triwulan menempati peringkat pertama nasional sebesar 9,12 % (q to q).
Yanuar menyebutkan ada kurang lebih sebanyak 200 stand yang ikut berpartisipasi pada Lampung Fair 2022.
“Dan 70 persennya stand di peruntukan untuk para UMKM sisanya seperti BUMN, BUMD dan para pelaku usaha lainnya,” ujarnya.
Yanuar menuturkan juga ada 11 Kabupaten/Kota di Provinsi Lampung yang ikut berpartisipasi dan juga dari Perguruan Tinggi, perbankan serta palaku usaha di Jakarta.
“Acara ini kami persiapkan kurang dari satu bulan, namun kita lihat malam hari ini alhamdulillah acara berlangsung dengan baik dan sukses sesuai dengan harapan kita semua,” katanya.
Yanuar mengatakan Lampung Fair tahun ini berbeda dari sebelumnya.
“Kali ini semua aktivitas termasuk tiket masuk tidak lagi menggunakan manual, namun menggunakan aplikasi yang kita siapkan. Jadi semuanya sistem digital tidak lagi manual,” ujarnya.
Yanuar menargetkan pengunjung pada Lampung Fair 2022 sebanyak 700.000 pengunjung yang akan hadir hingga penutupan.
“Karena antusias masyarakat dan kita lihat malam hari ini luar biasa,” katanya.
Lampung Fair 2022 akan dimeriahkan berbagai kegiatan mulai dari pameran, show artis, parade budaya, aneka lomba, wedding expo dan wisata kuliner. (Rls/SA)











