Dalam pelaksanaan sensus tahun ini, mal dan pusat perbelanjaan menjadi salah satu sektor ritel modern yang didata secara komprehensif. Pendataan mencakup berbagai jenis usaha yang beroperasi di dalam pusat perbelanjaan, mulai dari restoran, gerai ritel, supermarket, department store, hingga hypermarket.
Keberadaan mal dan pusat perbelanjaan dinilai memiliki peran penting dalam mendukung aktivitas ekonomi masyarakat, khususnya di Kota Bandar Lampung. Selain menjadi pusat perdagangan dan hiburan, sektor ini juga menciptakan efek berganda melalui penyerapan tenaga kerja, peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD), serta membuka peluang bagi UMKM lokal untuk berkembang sebagai tenant.
Untuk mendukung kelancaran pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026, seluruh pegawai BPS Kota Bandar Lampung juga melaksanakan sosialisasi ke berbagai mal dan pusat perbelanjaan.
Kegiatan tersebut bertujuan meningkatkan pemahaman pelaku usaha mengenai pentingnya memberikan data yang akurat kepada petugas sensus.
Salah seorang perwakilan tenant, Sherin dari Shabu Kitchen Onago, mengaku proses pendataan berlangsung lancar tanpa kendala. Menurutnya, seluruh pertanyaan yang diajukan petugas dapat dijawab secara spontan karena berkaitan langsung dengan aktivitas usaha sehari-hari.
“Lancar tanpa kendala. Jawabannya cukup spontan dan disampaikan apa adanya saja. Senang juga karena tadi pendataannya ada Ibu Wakil Gubernur,” ucap Sherin.
Ia menambahkan, meskipun jumlah pertanyaan cukup banyak, seluruh materi yang ditanyakan mudah dipahami. Pertanyaan meliputi jenis produk yang dijual, sumber pendapatan usaha, jumlah karyawan, hingga informasi operasional lainnya.
Melalui dukungan terhadap pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026, Pemerintah Provinsi Lampung berharap tersedianya data ekonomi yang berkualitas dapat menjadi landasan dalam merumuskan kebijakan pembangunan yang lebih tepat sasaran.
Pada akhirnya, kebijakan berbasis data tersebut diharapkan mampu memperkuat pertumbuhan ekonomi daerah, meningkatkan daya saing pelaku usaha, serta memberikan manfaat nyata bagi kesejahteraan masyarakat Lampung. (Rls/SA)











