“Paling tidak dengan pemberian Governance Award ini secara moral tiga kepala daerah, yaitu Bandarlampung, Pringsewu dan Metro bisa bertanggungjawab terhadap prestasi yang mereka raih,” tuturnya.
“Dan harapannya tentu di tahun yang akan datang bisa lebih baik lagi,” sambungnya.
Syarief menyatakan bahwa pemberian penghargaan ini dilakukan sebagai upaya untuk melakukan proses persaingan antara kabupaten/kota untuk mencapai kinerja yang unggul.
“Sehingga akan muncul persepsi positif terhadap penyelenggaraan pemerintahan selama ini,” paparnya.
Menurutnya, penilaian juga dilakukan secara tertutup dan mereka tidak boleh memiliki akses karena dikhawatirkan itu ada rekayasa.
“Oleh karena itu, kita tidak memberitahu lebih awal. Kita akan melakukan evaluasi secara reguler tanpa memberitahu kepada mereka supaya penilaian kita lebih objektif,” katanya.











