Bandar LampungLampungPemerintahan

DesaKu Maju Dorong Hilirisasi Perdesaan Lampung untuk Perkuat MBG dan KDMP

90
×

DesaKu Maju Dorong Hilirisasi Perdesaan Lampung untuk Perkuat MBG dan KDMP

Sebarkan artikel ini
Kepala Bappeda Provinsi Lampung, Anang Risgiyanto, yang mewakili Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal, pada kegiatan Pelatihan Operator Mesin Pengering (Bed Dryer) dan Manajemen Bisnis di Kecamatan Natar, Kabupaten Lampung Selatan || Foto: Dinas Kominfotik Provinsi Lampung
Kepala Bappeda Provinsi Lampung, Anang Risgiyanto, yang mewakili Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal, pada kegiatan Pelatihan Operator Mesin Pengering (Bed Dryer) dan Manajemen Bisnis di Kecamatan Natar, Kabupaten Lampung Selatan || Foto: Dinas Kominfotik Provinsi Lampung

Program DesaKu Maju juga terintegrasi dengan berbagai agenda strategis nasional dan daerah, di antaranya dukungan terhadap Program Makan Bergizi Gratis (MBG), penguatan Kawasan Desa Mandiri Pangan, serta Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) sebagai instrumen penguatan ekonomi kerakyatan.

Anang menambahkan bahwa Program DesaKu Maju Lampung menekankan pemberdayaan masyarakat sebagai pendekatan utama dalam pengentasan kemiskinan, dengan mendorong kemandirian ekonomi desa dan mengurangi ketergantungan terhadap bantuan sosial.

Baca Juga  Pemprov Lampung Lakukan Tahapan Seleksi JPTP, Ini Penjelasan Plh Kadis Kominfotik

Secara konkret, pada tahun 2026 Pemerintah Provinsi Lampung menargetkan pengembangan fasilitas bed dryer di 82 lokasi, penyebaran pupuk organik cair (POC) di 800 titik, serta pelaksanaan program vokasi bagi 500 peserta untuk meningkatkan kapasitas sumber daya manusia desa.

Pada tahap lanjutan, pengembangan kawasan percontohan hilirisasi juga diarahkan tersebar di berbagai kabupaten dan kota sesuai potensi komoditas unggulan daerah.

Upaya hilirisasi komoditas pertanian yang difokuskan pada padi, jagung, dan singkong telah menunjukkan hasil positif di sejumlah wilayah. Optimalisasi peran Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) dan Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) terus didorong sebagai motor penggerak ekonomi desa, termasuk dalam pengelolaan sarana pascapanen dan distribusi hasil produksi.

Baca Juga  Sosialisasi MBG Digelar di Bandar Lampung, Putri Zulkifli Hasan: Fondasi SDM Unggul!

“Penguatan infrastruktur desa, kemudahan akses pasar, serta dukungan permodalan bagi pelaku usaha desa menjadi bagian penting dalam implementasi program ini,” tegas Anang.

Pemerintah Provinsi Lampung optimistis bahwa penguatan hilirisasi pertanian akan berdampak signifikan terhadap peningkatan pendapatan petani, penciptaan lapangan kerja di perdesaan, penguatan ketahanan pangan, serta ketersediaan pasokan bahan baku yang berkelanjutan untuk mendukung Program Makan Bergizi Gratis.

Baca Juga  Pemprov Lampung Dorong Sinergi Stakeholder dalam Reforma Agraria Berbasis Desa

Ke depan, Pemprov Lampung memastikan perencanaan dan pelaksanaan Program DesaKu Maju dilakukan secara terukur, terintegrasi, dan berkesinambungan guna menghadirkan dampak nyata bagi pembangunan ekonomi daerah yang dimulai dari desa. (Rls/SA)