5W1HINDONESIA.ID, ZONA MUSLIM – Doa agar muka bercahaya bisa rutin diamalkan setiap hari untuk mendapatkan manfaatnya. Ya, memiliki wajah cerah bercahaya memang menjadi impian setiap orang karena dapat meningkatkan kepercayaan diri.
Dengan membaca doa mencerahkan wajah, maka aura positif akan memancar sehingga disukai banyak orang. Nah, untuk mengetahui lebih lanjut mengenai doa untuk mencerahkan wajah, yuk simak ulasan berikut.
Beberapa Pilihan Doa Agar Muka Bercahaya
Dalam Islam, terdapat doa-doa yang bisa memancarkan aura kecantikan dan membuat wajah bercahaya. Selain melakukan perawatan secara rutin, ada beberapa doa yang bisa diamalkan agar wajah tampak lebih bercahaya dan enak dipandang, antara lain:
Doa agar bercahaya seperti Nabi Yusuf
Menurut sejarah Islam, Nabi Yusuf merupakan nabi yang memiliki wajah sangat rupawan. Keindahan wajah Nabi Yusuf ini bisa membuat semua manusia yang melihatnya terpukau dan merasa bersyukur.
Agar wajah bisa bercahaya seperti Nabi Yusuf, terdapat doa yang bisa dipanjatkan, yakni “Allaahummaj ‘alnii nuuru yusufa ala wajhi faman ro aanii yuhibbunii mahabbatan”. Doa ini memiliki arti, “Ya Allah, jadikanlah Nur cahaya Nabi Yusuf pada wajahku dan bagi siapa saja yang melihat akan menjadi kagum serta memiliki cinta kasih kepadaku”.
Doa untuk memancarkan aura kecantikan
Kebanyakan manusia akan berusaha semaksimal mungkin agar terlihat aura kecantikannya. Untuk membuka aura wajah secara alami, solusi terbaik yang bisa dilakukan adalah memanjatkan doa kepada Allah SWT setelah sholat secara rutin.
Lafal doa tersebut, yaitu “Innaa insaanaa hunna insaa a. Faja’alnaa hunna abkaaro ‘uruban atroobaa”, yang artinya “Kami menciptakan mereka (bidadari-bidadari itu) secara langsung. Lalu Kami jadikan mereka perawan-perawan yang penuh cinta (dan) sebaya umurnya yang penuh cinta (dan) sebaya umurnya”. (QS. Al-Waqiah: 35-37)
Doa agar disukai banyak orang
Doa agar wajah bercahaya dan disukai banyak orang terdapat dalam Al-Qur’an surah Yusuf ayat 4 yang berbunyi, “Iz qoola Yuusufu li abiihi yaaa abati innii ra aytu ahada ‘ashara kawjabanw wash shamsa walqamara ra aytuhum lii saajidiin”.





