5W1HINDONESIA.ID, ZONA MUSLIM – Doa sujud syukur penting untuk diketahui umat muslim, terutama saat mendapatkan nikmat dan karunia dari Allah SWT. Perlu dipahami, jenis sujud ini biasanya dilakukan sebagai bentuk rasa terima kasih kepada Sang Pencipta.
Karena itu, hukum melakukan sujud syukur adalah sunnah yang artinya boleh dilakukan maupun tidak. Nah, untuk memahami lebih lanjut terkait sujud syukur dan keutamaan melakukannya, yuk simak ulasan selengkapnya berikut.
Beberapa Bacaan Doa Sujud Syukur yang Perlu Diketahui
Saat ingin melakukan sujud syukur, seorang muslim harus memenuhi syarat-syaratnya terlebih dahulu. Syarat sujud syukur adalah suci dari hadas dan najis, menghadap kiblat, dan menutup aurat.
Tata cara sujud syukur pun sangat mudah, yakni membaca niat, melakukan takbiratul ihram, sujud satu kali, membaca doa saat posisi sujud, duduk di antara dua sujud, dan mengucapkan salam. Adapun bacaan dari doa saat sujud syukur, antara lain:
Membaca Tasbih, Tahmid, dan Tahlil
Saat sujud syukur, seorang muslim bisa membaca tasbih, tahmid, dan tahlil. Bacaan tersebut, yaitu “Subhaanallohi walhamdululaahi walaa ilaaha illallohu wallohuakbar, walaa haula walaa quwwata illa billaahil ‘aliyyil ‘azhiim”.
Arti bacaan doa ini adalah “Maha Suci Allah, segala puji bagi Allah, Tiada Tuhan selain Allah, Allah Maha Besar, tiada daya dan kekuatan kecuali atas pertolongan Allah yang Maha Tinggi, Maha Agung”.
Membaca Doa Saat Sujud Syukur
Selain tasbih, tahmid, dan tahlil, ada pula bacaan lain saat sujud syukur, yakni “Sajada wajhi lilladzi khalaqahu, wa syaqqa sam’ahu wa basharahu, bihawlihi wa quwwatihi, fatabrakallahu ahsanul khalaqin”,
Arti dari bacaan doa yang bisa dipanjatkan saat sujud syukur ini adalah “Aku sujudkan wajahku kepada yang menciptakan, membentuk rupanya, dan membuka pendengaran serta penglihatan. Maha Suci Allah sebaik-baik pencipta”.
Membaca Surat An-Naml Ayat 19
Ketika sujud syukur, surat An-Naml ayat 19 juga bisa dibaca, seperti “Robbi auzi’nii an asykuro ni’matakallatii an’amta ‘alayya wa’laa waalidayya wa-an a’mala shoolihan thardoohu wa adkhilnii birohmatika fii ‘ibadikash shoolihiin”.
Arti dari ayat ini adalah “Ya Tuhanku, berilah aku ilham untuk tetap mensyukuri nikmat-Mu yang telah Engkau anugerahkan kepadaku dan kepada kedua orang tuaku dan untuk mengerjakan amal saleh yang Engkau ridhoi dan masukkanlah aku dengan rahmat-Mu ke dalam golongan hamba-hamba yang saleh”.
Keutamaan Sujud Syukur Bagi Umat Muslim
Semua nikmat yang diberikan Allah SWT memang sudah sepatutnya disyukuri agar mendapatkan keberkahan. Rasa syukur yang diungkapkan dengan sujud ternyata memiliki banyak hikmah dan keutamaan, di antaranya:
1. Bentuk Kepasrahan
Keutamaan dari sujud syukur adalah sebagai bentuk kepasrahan di mana akan membuat hati menjadi lebih tenang. Dengan melakukan sujud syukur, maka manusia benar-benar mensyukuri segala nikmat yang diberikan dan memasrahkan apa yang kemudian akan terjadi.
2. Ungkapan Rasa Syukur
Dalam sebuah hadis dijelaskan bahwa Allah SWT selalu menambahkan nikmat bagi hamba yang senantiasa bersyukur. Sebaliknya, Allah SWT akan memberikan azab bagi yang mengingkari nikmat-Nya.
Al-Qur’an surat Ibrahim ayat 7 juga menjelaskan, “Dan (ingatlah juga), tatkala Tuhanmu memaklumkan; ‘Sesungguhnya jika kamu bersyukur, pasti kami akan menambah (nikmat) kepadamu, dan jika kamu mengingkari (nikmat), maka sesungguhnya azab-Ku sangat pedih’”.





