5W1HINDONESIA.ID, ZONA MUSLIM – Dosa zina di bulan Ramadhan tentu termasuk perbuatan maksiat yang sangat dibenci oleh Allah SWT. Perlu diketahui, Ramadhan merupakan bulan suci yang seharusnya dipergunakan umat muslim untuk memperbanyak amalan kebaikan.
Jika bulan Ramadhan diisi dengan perbuatan dosa, terutama zina, maka akan mendapatkan ganjaran neraka. Nah, untuk mengetahui lebih lanjut cara menebus dosa zina saat bulan Ramadhan, simak pembahasan berikut.
Bagaimana Cara Menebus Dosa Zina di Bulan Ramadhan?
Para ulama sepakat bahwa perbuatan zina merupakan dosa besar di mana pelakunya harus segera bertaubat kepada Allah SWT. Bagi seseorang yang berzina di siang hari pada bulan Ramadhan, maka ada dua kemungkinan.
Pertama, pada hari itu tidak sedang puasa lalu berzina dan yang kedua adalah berpuasa lalu puasanya batal dengan perbuatan zina. Jika sudah dilakukan, ada beberapa cara menebus dosa berzina saat bulan Ramadhan, di antaranya:
1. Taubat Nasuha
Taubat merupakan salah satu cara untuk mendapatkan ampunan dari Allah SWT setelah melakukan perbuatan dosa, termasuk zina saat bulan Ramadhan. Taubat yang dianjurkan, yaitu taubat nasuha atau tobat yang sebenar-benarnya.
Tujuan utama dari taubat nasuha adalah merasa menyesal atas perbuatan yang sudah dilakukan dan melakukan permohonan ampunan kepada Allah SWT. Untuk itu, wujud dari taubat nasuha, yaitu meninggalkan maksiat dalam jenis apapun secara maksimal dan Allah SWT pun akan mengampuninya.
2. Membayar Kafarat
Seseorang yang melakukan zina di siang hari pada bulan Ramadhan akan mendapatkan ganjaran, berupa membayar kafarat atau denda. Hal ini dikarenakan, seseorang tersebut dianggap tidak menghargai bulan puasa.
Karena itu, setiap pasangan harus senantiasa menahan hawa nafsu agar tidak terjerumus ke dalam perbuatan dosa besar. Denda berzina di bulan puasa yang pertama adalah memerdekakan budak.
Namun, jika tidak mampu, maka bisa diganti dengan berpuasa selama 60 hari secara berturut-turut. Bagi yang masih merasa denda tersebut terlalu berat, dapat diganti dengan memberi makan kepada orang miskin di daerahnya dengan jumlah sebanyak 60 orang.
3. Baca Al-Qur’an
Seorang muslim sudah sepatutnya menjunjung tinggi kitab suci Al-Qur’an karena memiliki banyak keistimewaan. Agar mendapatkan keutamaannya, Al-Qur’an tidak hanya dibaca melainkan dihafalkan dan diamalkan jika memungkinkan.





