EKBISLampungLampung Selatan

Dukung Astacita Presiden, PLN UP3 Metro Bersinergi Dukung Peluncuran Koperasi Merah Putih

×

Dukung Astacita Presiden, PLN UP3 Metro Bersinergi Dukung Peluncuran Koperasi Merah Putih

Sebarkan artikel ini
PLN UP3 Metro menunjukkan dukungan aktif terhadap penguatan ekonomi desa melalui partisipasi dalam peluncuran kelembagaan 80.000 Koperasi Merah Putih (KOPDES) yang digelar secara serentak dan daring dari Kabupaten Klaten, Jawa Tengah || Foto: PLN UP3 Metro
PLN UP3 Metro menunjukkan dukungan aktif terhadap penguatan ekonomi desa melalui partisipasi dalam peluncuran kelembagaan 80.000 Koperasi Merah Putih (KOPDES) yang digelar secara serentak dan daring dari Kabupaten Klaten, Jawa Tengah || Foto: PLN UP3 Metro

“Koperasi Desa Merah Putih adalah pilar utama ekonomi desa memperkuat ketahanan pangan melalui gotong royong dan kemandirian,” ujar Presiden.

Manager PLN UP3 Metro, Burhanuddin Muflihul Hasan, menyampaikan bahwa PLN siap berperan aktif dalam mendukung ekosistem koperasi desa.

“Koperasi Merah Putih merupakan gerakan besar yang sejalan dengan semangat transformasi PLN dalam mendukung produktivitas masyarakat melalui penyediaan listrik yang andal. Kami siap berkolaborasi dengan BUMDes, UMKM, dan koperasi desa agar keandalan pasokan listrik menjadi fondasi utama gerak roda ekonomi masyarakat,” katanya.

Gerai Koperasi Merah Putih ke depannya diharapkan menjadi pusat layanan terpadu yang menyediakan kebutuhan pokok, layanan usaha, serta pembiayaan mikro berbasis komunitas.

Kehadirannya juga diharapkan mampu menghidupkan kembali semangat gotong royong serta membangun ekonomi desa yang berpijak pada nilai-nilai Pancasila dan kearifan lokal.

Di Desa Rejomulyo, kolaborasi antara pemerintah desa, pengurus koperasi, dan tim teknis PLN menjadi cerminan sinergi nyata dalam mendorong kemandirian desa. Momen kebersamaan mereka diabadikan di depan Kantor Desa Rejomulyo sebagai simbol penguatan kelembagaan ekonomi masyarakat melalui koperasi.

Peluncuran nasional Koperasi Merah Putih menjadi tonggak penting dalam mewujudkan pembangunan dari bawah, menjadikan desa sebagai pusat pertumbuhan ekonomi yang inklusif, mandiri, dan berkelanjutan. (Rls/SA)