Dari sisi personel, PLN memperkuat kesiapannya dengan mengerahkan 4 unit mobil operasional, 2 unit sepeda motor dan 30 personel yang bersiaga di Stadion Sumpah Pemuda.
Sebagai bagian dari dukungan teknis, listrik untuk lampu penerangan Stadion Sumpah Pemuda telah tersambung dengan daya sebesar 555 kVA, yang dinyatakan siap digunakan selama pertandingan berlangsung.
Rizky Mochamad mengatakan, langkah tersebut merupakan bagian dari komitmen PLN dalam mendukung dunia olahraga dan kegiatan publik lainnya dengan pasokan listrik yang andal dan layanan prima.
“PLN siap all out demi keberlangsungan olahraga sepak bola Indonesia dan tentunya untuk seluruh masyarakat Lampung,” tegas Rizky.
Dukungan penuh PLN ini mendapat apresiasi langsung dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung. Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Lampung, Meiry Harika Sari, menyampaikan rasa terima kasih atas kesiapan kelistrikan yang terus dikebut PLN.
“Kami dari Pemerintah Provinsi Lampung, khususnya Dinas Pemuda dan Olahraga, sangat mengapresiasi langkah cepat dan tanggap dari PLN dalam mendukung kegiatan olahraga, khususnya pertandingan Bhayangkara FC di Stadion Sumpah Pemuda ini. Terima kasih PLN telah memastikan sistem kelistrikan yang andal dan siap 100 persen,” tandas Meiry. (Rls/SA)











