Zona Muslim

5 Hikmah Mengonsumsi Makanan Halal Bagi Umat Muslim

×

5 Hikmah Mengonsumsi Makanan Halal Bagi Umat Muslim

Sebarkan artikel ini
hikmah mengonsumsi makanan halal
Ilustrasi Hikmah Mengonsumsi Makanan Halal || Photo by Rachel Park on Unsplash || 5W1HINDONESIA.ID

5W1HINDONESIA.IDZONA MUSLIM – Hikmah mengonsumsi makanan halal penting untuk diketahui oleh umat muslim agar senantiasa diberikan keberkahan. Selain keberkahan, makanan serta minuman halal dan thayyib atau baik juga akan berpengaruh terhadap tubuh.

Islam sendiri sudah mengatur jenis makanan dan minuman yang halal untuk dikonsumsi. Nah, untuk mengetahui lebih lanjut terkait hikmah dari mengonsumsi makanan-makanan halal, yuk simak pembahasan berikut.

Apa Saja Hikmah Mengonsumsi Makanan Halal?

Sebagai seorang muslim, sudah sepatutnya mengikuti perintah Allah SWT, termasuk mengonsumsi makanan dan minuman halal serta menjauhi yang haram. Ada berbagai hikmah yang bisa diperoleh dengan mengonsumsi makanan halal, di antaranya:

1. Dapat Menjernihkan Hati

Hikmah yang akan diperoleh umat muslim jika mengonsumsi makanan halal, yaitu bisa membantu menjernihkan hati. Hal-hal negatif yang datangnya dari makanan dan masuk ke dalam tubuh tentu bisa mencemari hati.

Sebab, makanan dan minuman yang dikomsumsi akan berubah menjadi tenaga untuk beraktivitas dan beribadah. Apabila makanan dan minuman halal dikonsumsi, maka hati pun terasa lebih tenang dan dialiri oleh sumber-sumber ilmu.

Sebagaimana dijelaskan dalam sebuah hadis yang artinya, “Barang siapa yang memakan makanan halal selama 40 hari, maka Allah akan menerangkan hatinya dan akan mengalirkan sumber-sumber ilmu hikmah dari hatinya pada lisannya”. (HR. Abu Nu’aim)

2. Pendorong Terkabulnya Doa-doa

Selanjutnya, hikmah lain dari mengonsumsi makanan yang halal adalah menjadi pendorong terkabul doa-doa. Berdasarkan salah satu hadis, Sa’d bin Abi Waqash meminta kepada Rasulullah SAW agar doa-doa yang dipanjatkannya bisa terkabul.

Rasulullah SAW kemudian menjawab, “Wahai Sa’d, perbaikilah makananmu, niscaya doamu mustajab (dikabulkan). Demi Dzat yang menggenggam jiwa Muhammad, sesungguhnya seorang hamba yang melemparkan satu suap makanan haram ke dalam perutnya, maka tidak diterima amalnya selama 40 hari”. (HR. At-Thabrani)

3. Menjadi Obat dari Berbagai Penyakit

Makanan dan minuman halal yang dianjurkan oleh Allah SWT bukan hanya baik secara fisiknya. Pasalnya, halal juga berarti thayyib, yaitu baik, berkualitas, dan bermanfaat untuk kesehatan tubuh.

Perintah untuk mengonsumsi makanan halal merupakan wujud dari kasih sayang Allah SWT kepada hamba-Nya. Dengan begitu, umat muslim bisa menjaga kesehatan tubuh melalui konsumsi makanan yang sehat dan baik.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *