Bandar LampungLampungPemerintahan

Kemendagri Ingatkan Daerah, Antisipasi Kenaikan Harga Jelang Idul Fitri

×

Kemendagri Ingatkan Daerah, Antisipasi Kenaikan Harga Jelang Idul Fitri

Sebarkan artikel ini
Suasana Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Daerah secara daring dari Ruang Command Center Dinas Kominfotik Provinsi Lampung || Foto: Dinas Kominfotik Provinsi Lampung
Suasana Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Daerah secara daring dari Ruang Command Center Dinas Kominfotik Provinsi Lampung || Foto: Dinas Kominfotik Provinsi Lampung

​Pudji menjelaskan bahwa Ramadan 2026 diprediksi dimulai pada pertengahan bulan, berbeda dengan tahun 2025 yang dimulai pada awal Maret.

Kondisi ini berpotensi menyebabkan tekanan inflasi terbagi ke dalam dua bulan, dengan kemungkinan puncak inflasi bergeser ke bulan berikutnya setelah awal puasa.

Meski tren umum menunjukkan penurunan, BPS memberikan catatan khusus terhadap beberapa komoditas yang mengalami kenaikan harga signifikan dan meluas pada minggu ke-3 Januari 2026.

​”Harga bawang putih terpantau naik 1,88% dibandingkan Desember 2025 dan kenaikan ini terjadi di 203 Kabupaten/Kota atau sekitar 56% wilayah Indonesia. Harganya pun kini sudah berada di atas Harga Acuan Penjualan (HAP),” terang Pudji.

​Selain bawang putih, komoditas minyak goreng juga terus menunjukkan tren peningkatan. Khusus untuk produk “Minyakita”, BPS mencatat harga di 393 Kabupaten/Kota telah melampaui Harga Eceran Tertinggi (HET). Dari jumlah tersebut, 98 wilayah berada di Pulau Jawa dan 295 wilayah di luar Pulau Jawa.

​Sebaliknya, komoditas hortikultura seperti cabai rawit dan bawang merah menunjukkan tren penurunan harga di minggu ke-3 Januari ini, masing-masing turun 10,91% dan 3,59%, meskipun rata-rata harganya masih berada di atas HAP. (Rls/SA)