Bandar LampungLampungPemerintahan

Ketua PMI Provinsi Lampung Apresiasi Semangat Kemanusiaan Mahasiswa Unila

21
×

Ketua PMI Provinsi Lampung Apresiasi Semangat Kemanusiaan Mahasiswa Unila

Sebarkan artikel ini
Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) Provinsi Lampung, Purnama Wulan Sari Mirza membuka kegiatan Donor Darah Sukarela Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Korps Sukarela (KSR) PMI Unit Unila Tahun 2025 || Foto: Dinas Kominfotik Provinsi Lampung
Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) Provinsi Lampung, Purnama Wulan Sari Mirza membuka kegiatan Donor Darah Sukarela Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Korps Sukarela (KSR) PMI Unit Unila Tahun 2025 || Foto: Dinas Kominfotik Provinsi Lampung

5W1HIndonesia.id, Bandar Lampung – Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) Provinsi Lampung, Purnama Wulan Sari Mirza membuka kegiatan Donor Darah Sukarela Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Korps Sukarela (KSR) PMI Unit Unila Tahun 2025, di Aula Fakultas Pertanian Unila, Rabu (14/5/2025).

Kegiatan Donor Darah mengusung tema “Donorkan Darahmu, Selamatkan Kehidupan, Jadilah Pahlawan” ini, akan dilaksanakan pada setiap hari Rabu mulai tanggal 14 Mei hingga 10 Desember 2025.

Baca Juga  Purnama Wulan Sari Mirza Berkomitmen Kembangkan UMKM Lampung

Ketua PMI Provinsi Lampung mengapresiasi penyelenggaraan kegiatan Donor Darah yang diinisiasi oleh para mahasiswa dan berharap generasi muda terus menjadi motor penggerak bagi kemanusiaan serta menjadi inspirasi untuk kerja nyata.

Baca Juga  Ketua PMI Lampung Kunjungi Jumbara PMR Tingkat Nasional IX

Menurut Wulan Sari Mirza, keberadaan UKM KSR PMI Unit Unila tidak hanya menjadi simbol solidaritas dan kepedulian, tetapi juga bukti nyata tumbuhnya jiwa kemanusiaan di kalangan generasi muda intelektual.

“Donor darah bukan hanya soal setetes darah, tetapi merupakan simbol cinta kasih, empati, dan harapan hidup. Dan hari ini, di aula ini, kita menyaksikan semangat itu tumbuh dan berkembang dari kampus untuk masyarakat,” katanya.

Baca Juga  Pemprov Lampung Raih Anugerah Prakarsa Inklusi dari KND RI

Purnama Wulan Sari juga menyoroti tingginya kebutuhan darah di Kota Bandar Lampung yang mencapai rata-rata 6.000 kantong darah setiap bulan.