Zona Muslim

Simak, Ini Keutamaan Membaca Surat Maryam Bagi Ibu Hamil

×

Simak, Ini Keutamaan Membaca Surat Maryam Bagi Ibu Hamil

Sebarkan artikel ini
keutamaan membaca Surat Maryam
Ilustrasi Keutamaan Membaca Surat Maryam || Photo by Valeria_aksakova on Freepik || 5W1HINDONESIA.ID

5W1HINDONESIA.IDZONA MUSLIM – Keutamaan membaca surat Maryam penting untuk diketahui, terutama oleh wanita muslimah. Pasalnya, surat satu ini sangat dianjurkan dibaca oleh ibu hamil karena memiliki banyak manfaat bagi anak kelak.

Jika seorang ibu membiasakan membaca Surat Maryam, maka niscaya akan dianugerahi anak dengan kecantikan lahir dan batin. Nah, untuk mengetahui lebih lanjut terkait keutamaan dari membaca Surat Maryam, yuk simak ulasan berikut.

Keutamaan Membaca Surat Maryam yang Perlu Diketahui

Surat Maryam sendiri berisikan kisah tentang perjuangan Maryam saat mengandung sang anak, yakni Nabi Isa AS. Selama kehamilannya, Maryam mendapatkan banyak cacian dan cobaan karena hamil tanpa berhubungan intim dengan siapapun.

Meski demikian, iman Maryam tetap teguh hingga bisa melahirkan anaknya dengan sehat dan selamat. Dari kisah ini, ada beberapa keutamaan yang akan diperoleh jika mengamalkan bacaan Surat Maryam selama hamil, di antaranya:

1. Memberikan Ketenangan

Keutamaan dari membaca Surat Maryam yang pertama adalah dapat memberikan ketenangan. Umumnya, ibu hamil memiliki perasaan atau mood yang naik turun serta cemas. Dengan rutin membaca surat ini, maka akan memahami kesulitan hamil seorang diri dengan izin dari Allah SWT.

Karena itu, wanita yang membaca Surat Maryam akan memiliki rasa percaya diri tinggi, terutama saat dihadapkan pada momen sulit saat hamil. Kepercayaan diri yang terbangun juga bisa membuat wanita hamil merasa lebih tenang.

2. Sebagai Bentuk Ikhtiar

Wanita hamil dianjurkan untuk melakukan berbagai amalan, seperti berdoa dan istighfar. Hal ini dilakukan agar senantiasa mendapatkan kelancaran selama hamil hingga persalinan. Salah satu doa yang bisa dipanjatkan adalah Surat Maryam.

Membaca surat Maryam juga menjadi bentuk ikhtiar seorang muslim. Seperti dijelaskan dalam QS. Maryam ayat 4-5, yakni “Ia berkata “Ya Tuhanku, sesungguhnya tulangku telah lemah dan kepalaku telah ditumbuhi uban, dan aku belum pernah kecewa dalam berdoa kepada Engkau ya Tuhanku”.

3. Menumbuhkan Prasangka Baik

Dalam kisahnya, Maryam merasa putus asa karena rasa sakit yang dirasakan selama persalinan dan Allah SWT kemudian memberi pertolongan. Prasangka dalam Islam, khususnya pada hal-hal baik tentu akan berdampak baik pula.

Hal ini sebagaimana dijelaskan dalam QS. Maryam ayat 23-25, yaitu “Kemudian rasa sakit akan melahirkan memaksanya bersandar pada pangkal pohon kurma, dia (Maryam) berkata: wahai betapa baiknya aku mati sebelum ini dan aku menjadi seorang yang tidak diperhatikan dan dilupakan.

Jibril kemudian berkata, janganlah engkau bersedih. Goyangkanlah pohon kurma itu niscaya akan menggugurkan buah kurma yang masak kepadamu”. Dari ayat ini, umat muslim dianjurkan agar selalu berprasangka baik karena Allah SWT akan menolong hamba-Nya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *