5W1HINDONESIA.ID, ZONA MUSLIM – Keutamaan puasa Tasua dan Asyura cukup banyak sehingga penting untuk diketahui oleh umat muslim. Puasa Tasua dan Asyura sendiri merupakan dua amalan puasa sunnah yang paling utama di bulan Muharram.
Bahkan, kedua puasa tersebut telah disunnahkan oleh Rasulullah SAW sejak zaman dahulu. Nah, untuk mengetahui lebih lanjut terkait keutamaan dari menjalankan puasa Tasua dan Asyura, yuk simak pembahasan berikut.
Beberapa Keutamaan Puasa Tasua dan Asyura
Dari Abu Hurairah RA, Rasulullah SAW bersabda, “Sebaik-baiknya puasa setelah bulan Ramadhan adalah puasa di bulan Allah, yaitu bulan Muharram. Dan sholat yang paling utama setelah sholat wajib adalah sholat malam”. (HR. Muslim)
Puasa Tasua serta puasa sunnah Asyura umumnya dikerjakan pada tanggal 9 dan 10 Muharram. Adapun beberapa keutamaan dari menjalankan puasa Tasua dan Asyura di bulan Muharram, di antaranya:
1. Puasa Sehari Setara Puasa 30 Hari
Dalam sebuah hadis yang diriwayatkan oleh Ibnu Abbas RA, Rasulullah SAW menyebutkan bahwa terdapat keutamaan berpuasa di bulan Muharram, terutama puasa Tasua dan Asyura. Kedua puasa sunnah ini bila dikerjakan, maka akan mendapat pahala setara 30 hari.
“Orang yang berpuasa pada hari Arafah, maka menjadi pelebur dosa dua tahun dan orang yang berpuasa sehari dari bulan Muharram, maka baginya sebab puasa setiap sehari pahala 30 hari puasa”. (HR. At-Thabrani dalam al-Mu’jamus Shaghir)
2. Puasa Asyura Menghapus Dosa Satu Tahun
Untuk puasa Asyura pada tanggal 10 Muharram, disebutkan bahwa puasa tersebut mampu menjadi pelebur dosa selama satu tahun yang sudah lewat. Hal ini pun termaktub dalam hadis riwayat Imam Muslim dari Abu Qatadah.
Dalam hadis riwayat Muslim dijelaskan, “Sungguh Rasulullah SAW bersabda pernah ditanya tentang keutamaan puasa hari Asyura, lalu beliau menjawab: ‘Puasa Asyura melebur dosa setahun yang telah lewat’”.
3. Mendapatkan Pahala 10.000 Malaikat
Keutamaan lain dari menunaikan ibadah puasa sunnah Tasua dan Asyura adalah mendapat pahala 10.000 malaikat. Sebagaimana dijelaskan dalam hadis riwayat Muslim, yakni “Barang siapa berpuasa di hari Asyura (10 Muharram), maka Allah SWT memberinya pahala 10.000 malaikat.
Dan barangsiapa berpuasa di hari Asyura (10 Muharram), maka ia diberi pahala 10.000 orang berhaji dan berumrah dan 10.000 pahala orang mati syahid. Barangsiapa mengusap kepala anak yatim di hari tersebut, maka Allah SWT menaikkan dengan setiap rambut satu derajat.
Barangsiapa memberi makan kepada orang mukmin yang berbuka puasa di hari Asyura, maka seolah-olah ia memberi makan seluruh umat Rasulullah SAW yang berbuka puasa dan mengenyangkan perut mereka”.





