Bandar LampungLampung

Eva Dwiana Jamin Pendidikan Anak Korban Lift Jatuh Sekolah Az Zahra

28
×

Eva Dwiana Jamin Pendidikan Anak Korban Lift Jatuh Sekolah Az Zahra

Sebarkan artikel ini
Tangis haru keluarga korban lift jatuh Az Zahra pecah saat Walikota Eva Dwiana memberikan santunan || Foto: Dok. Prokopim Bandar Lampung || 5W1HINDONESIA.ID
Tangis haru keluarga korban lift jatuh Az Zahra pecah saat Walikota Eva Dwiana memberikan santunan || Foto: Dok. Prokopim Bandar Lampung || 5W1HINDONESIA.ID

5W1HINDONESIA.ID, Bandar Lampung – Walikota Bandar Lampung, Eva Dwiana menjenguk keluarga korban lift jatuh sekolah Az Zahra yang terjadi pada, Rabu (5/7) didampingi oleh DInas Sosial dan Camat setempat.

Orang nomor satu di kota Tapis Berseri itu mengunjungi dua keluarga korban yang berlokasi di Kecamatan Tanjungkarang Timur dan Tanjung Karang Pusat.

Baca Juga  Tingkatkan Mutu, PLN UID Lampung Gelar Pemeriksaan Jaringan Listrik hingga Alat Ukur Pelanggan

Pada kesempatan itu, Eva Dwiana memberikan semangat serta menguatkan keluarga yang ditinggalkan. Ia pun memberikan santunan kepada keluarga dan menjamin anak-anak dari korban untuk tetap mengenyam pendidikan hingga selsai.

“Kita akan bantu untuk pendidikan anak yang ditinggalkan. Selain itu kita juga memberikan polis asuransi BPJS kepada keluarga yang ditinggalkan,” kata Eva Dwiana pada, Kamis (6/7).

Baca Juga  Tingkatkan Sektor Pendidikan, Dendi Ramadhona Resmikan PAUD Karang Taruna

Eva Dwiana berharap, meski bantuan yang diberikan tidak seberapa namun hal itu menunjukan kepedulian pemerintah kota Bandar Lampung kepada masyarakatnya.

“Meski tidak seberapa, kita berharap bisa membantu dan itu sebagai wujud kepedulian pemerintah terhadap warganya,” pungkasnya.

Diketahui peristiwalift jatuh sekolah Az Zahra terjadi pada Rabu sore (5/7) sekitar pukul 16.30 yang berlokasi di jalan Mayjend. D.I. Panjaitan No.3, Gotong Royong, Kecamatan Tanjungkarang Pusat.

Baca Juga  GOR Batara Gelar Turnamen Internal I Tahun 2021

Peristiwa itu memakan 7 korban nyawa yang merupakan pekerja proyek di sekolah tersebut dan 2 orang lainnya dalam keadaan kritis sedang dilakukan perawatan di rumah sakit.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *