Bank Indonesia Perwakilan Lampung, menyampaikan pengetahuan mengenai bagaiamana menggunakan uang rupiah dengan baik (antara lain menjaga fisik uang supaya tetap dalam kondisi baik), termasuk mengenali keaslian uang rupiah.
Selain itu, transaksi menggunakan QRIS juga diperkenalkan kepada pelajar dan khususnya kepada guru-guru. Sedangkan dari BPD Lampung, produk tabungan SiMPEL (Sipanan Pelajar), menjadi prioritas yang dikenalkan kepada pelajar, bahkan dibagian akhir juga dilakukan pembukaan rekening tabungan SiMPEL untuk 100 pelajar yang hadir.
“Saya sebagai pelajar merasa senang, bisa dapat ilmu, bisa bernyanyi bersama. Kegiatan seperti ini belum pernah ada di sekolah,” tutur Yose Hariyanto, pelajar kelas VIII.
Mulyadi selaku Kepala SMP Negeri 1 Abung Semuli, Lampung Utara mengucapkan rasa terima kasih kepada OJK, BI, dan BPD Lampung atas terselenggaranya kegiatan SiMolek Goes to School.
Dirinya berharap para pelajar dapat menerapkan sehingga dapat meningkatkan literasi keuangan para pelajar.
Kegiatan Edukasi ini pada akhirnya diharapkan dapat meningkatkan indeks literasi dan inklusi Keuangan di masa yang akan datang, khususnya untuk Provinsi Lampung. (Rls/SA)











