5w1hindonesia.id, Zona Muslim – Bulan Ramadan adalah bulan yang penuh berkah yang selalu ditunggu oleh umat muslim seluruh jagat raya.
Selain diharuskan untuk menahan rasa lapar, nafsu dan perilaku pun harus dijaga demi menjaga kesucian saat menjalankan ibadah puasa Ramadan.
Namun, bagaimana jika kita lupa mandi besar saat berpuasa, batalkah?
Dekan Fakultas Agama Islam Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Dr H Syamsul Hidayat menjelaskan, bagi sepasang suami istri yang lupa untuk mandi besar setelah berhubungan badan saat bulan Ramadhan, maka puasanya tetap sah.
“Tidak batalkan puasa, tetapi bila ingat langsung segera mandi,” kata Syamsul melansir Kompas.com.
Hal itu sesuai dengan hadist yang berbunyi:
Hadis Muslim riwayat Aisyah menyebutkan,
“Rasulullah pernah memasuki waktu fajar di bulan Ramadhan. Sedang beliau dalam keadaan junub, bukan karena mimpi. Maka mandilah beliau dan kemudian terus berpuasa (hari itu).”
Adapun hadist lain menjelaskan:
Aisyah dan Umi Salamah berkata:
“Rasulullah di saat subuh dalam keadaan junub setelah bersetubuh, bukan karena mimpi, beliau tidak membatalkan puasanya dan tidak meng-qadha’nya.” (HR Bukhari dan Muslim).
Meski dalam keadaan junub, kita dianjurkan untuk tetap berwudhu sebelum melaksanakan sahur.
Hal itu dijelaskan pada hadis berikut:
“Apabila Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam berada dalam kondisi junub, kemudian beliau ingin makan atau tidur, beliau berwudhu sebagaimana wudu ketika hendak salat.” (HR Muslim).









