Bandar LampungLampungPemerintahan

Mahasiswa Kedokteran se-Sumatra Ikuti LKMM-SoK di Lampung

42
×

Mahasiswa Kedokteran se-Sumatra Ikuti LKMM-SoK di Lampung

Sebarkan artikel ini
Wagub Lampung, Jihan Nurlela menjadi narasumber dalam diskusi publik pada Latihan Kepemimpinan Manajemen Mahasiswa – School of Kastrad (LKMM-SoK) Wilayah 1, bertempat di Ruang Abung Balai Keratun || Foto: Dinas Kominfotik Provinsi Lampung
Wagub Lampung, Jihan Nurlela menjadi narasumber dalam diskusi publik pada Latihan Kepemimpinan Manajemen Mahasiswa – School of Kastrad (LKMM-SoK) Wilayah 1, bertempat di Ruang Abung Balai Keratun || Foto: Dinas Kominfotik Provinsi Lampung

5W1HIndonesia.id, Bandar Lampung – Wakil Gubernur (Wagub) Lampung, Jihan Nurlela menjadi narasumber dalam diskusi publik pada Latihan Kepemimpinan Manajemen Mahasiswa – School of Kastrad (LKMM-SoK) Wilayah 1, bertempat di Ruang Abung Balai Keratun, Sabtu (23/8/2025).

Latihan Kepemimpinan Manajemen Mahasiswa – School of Kastrad (LKMM-SoK) Wilayah 1 merupakan Latihan dasar yang bertujuan membentuk karakter mahasiswa kedokteran yang cerdas, gigih, bertanggung jawab, serta mampu mengembangkan potensi diri dalam mewujudkan cita-cita seven stars doctor yang bermanfaat bagi masyarakat, bangsa, dan negara.

Baca Juga  Wagub Jihan Tekankan Pembangunan Lampung Berbasis Lingkungan dan Ketangguhan Bencana

Kegiatan ini diselenggarakan oleh Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Lampung bekerja sama dengan Ikatan Senat Mahasiswa Kedokteran Indonesia (ISMKI) dan diikuti oleh 32 peserta yang merupakan mahasiswa fakultas kedokteran dari 15 universitas di Pulau Sumatra.

Mengusung tema ‘GAMOLAN: Generating A Movements For Optimal Leadership Advocacy and Narratives’, diskusi publik pada Latihan Kepemimpinan Manajemen Mahasiswa – School of Kastrad (LKMM-SoK) Wilayah 1 difokuskan pada isu-isu strategis seputar kesejahteraan mahasiswa kedokteran dan kebijakan kesehatan nasional.

Baca Juga  Gubernur Lampung Apresiasi Mahasiswa dan Masyarakat Gelar Aksi Damai dan Kondusif

Menanggapi rencana pemerintah dalam membangun 300 fakultas kedokteran untuk menjawab kekurangan dokter di Indonesia dan mencapai rasio ideal menurut World Health Organization (WHO), Wagub Jihan menyampaikan dukungannya.

“Saya melihat ini sebagai sebuah kebijakan yang cukup ideal untuk kita bisa mengejar ketertinggalan kekurangan dari dokter yang ada di Indonesia. Tentu hal ini akan menstimulus dimana kebutuhan spesialis, subspesialis yang memang sangat-sangat kurang itu akan bisa terpenuhi juga, akan teregenerasi juga,” katanya.

Baca Juga  Ucapkan Selamat Kepada Wahdi-Qomaru, Anna-Fritz Siap Dukung Pemerintahan Baru

Wagub menjelaskan bahwa program ini harus dibarengi dengan kebijakan afirmatif oleh Pemerintah, terutama di luar Jawa, agar distribusi dokter lebih merata. Fakultas kedokteran juga harus berkomitmen menghasilkan dokter berkualitas dengan semangat membangun daerahnya.