5W1HINDONESIA.ID, ZONA MUSLIM – Manfaat muhasabah diri sangat penting, terutama bagi umat muslim yang ingin mendekatkan diri kepada Allah SWT. Muhasabah atau introspeksi dapat diartikan mengoreksi terhadap perbuatan, sikap, kelemahan, serta kesalahan pada diri sendiri.
Kegiatan ini dianggap sebagai bentuk ikhtiar seorang manusia untuk senantiasa memperbaiki kekurangan yang dimiliki. Nah, untuk mengetahui lebih lanjut mengenai muhasabah diri, yuk simak pembahasan berikut.
Manfaat Muhasabah Diri dalam Ajaran Islam
Dalam ajaran Islam, muhasabah dimaknai sebagai upaya seseorang untuk melakukan introspeksi diri atas segala kebaikan dan keburukan yang sudah dijalankan. Waktu terbaik untuk muhasabah diri adalah di awal pagi hari.
Muhasabah biasanya bersifat vertikal atau berhubungan dengan Tuhan maupun horizontal atau berhubungan dengan sesama manusia. Adapun manfaat dari melakukan muhasabah diri, di antaranya:
1. Dijauhkan dari Sifat Sombong
Manfaat dari muhasabah yang pertama adalah membuat seseorang dijauhkan dari sifat sombong. Pasalnya, muhasabah menjadi manusia merasa dekat dengan Allah SWT dan muncul sikap rendah diri di hadapan Sang Maha Besar.
Dijelaskan dalam QS. Al-Hasyr ayat 18, “Wahai orang-orang yang beriman, bertakwalah kepada Allah. Hendaklah setiap orang memperhatikan apa yang telah diperbuatnya untuk hari esok. Bertakwalah kepada Allah. Sungguh, Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan”.
2. Meringankan Hisab
Bermuhasabah bisa memudahkan manusia untuk melakukan amal-amal shaleh dan menjauhi sesuatu yang Allah SWT larang. Dengan memperbanyak ibadah dan dilakukan secara ikhlas, maka akan meringankan beban hisab di hari kiamat nanti.
Dalam Al-Quran surat Al-Haqqah ayat 18 dijelaskan, “Hisablah diri kalian sebelum kalian dihisab, itu akan memudahkan hisab kalian kelak. Timbanglah amal kalian sebelum ditimbang kelak.
Ingatlah keadaan yang genting pada hari kiamat. Pada hari itu kamu dihadapkan (kepada Rabbmu), tiada sesuatupun dari keadaanmu yang tersembunyi (bagi Allah)”. (Az-Zuhud li Ibnil Mubarak, hlm. 306. Lihat A’mal Al-Qulub, hlm. 371)
3. Dapat Memanfaatkan Waktu dengan Baik
Selanjutnya, manfaat dari muhasabah diri adalah mampu memanfaatkan waktu dengan baik. Dalam QS. Al-Ghasyiyah ayat 3-4 dijelaskan, “Bekerja keras lagi kepayahan, malah memasuki api yang sangat panas (neraka)”.
Karena itu, siapapun hendaklah muhasabah diri, baik orang yang bodoh maupun orang yang berilmu karena manfaat yang besar seperti yang telah disebut di atas. Sebelum beramal hendaklah kita bermuhasabah, begitu pula setelah kita beramal, kita bermuhasabah pula.





