Kesehatan

Cara Mendapatkan Bayi Kembar

59
×

Cara Mendapatkan Bayi Kembar

Sebarkan artikel ini

Jumlah anak

Biasanya, jika seorang Ibu telah melahirkan anak lebih dari akan memiliki peluang untuk melahirkan anak kembar di kehamilan berikutnya.

Namun, peluang akan menjadi lebih besar jika sang Ibu pernah memiliki anak kembar pada kelahiran sebelumnya. Ini membuktikan bahwa ia memiliki kemampuan memproduksi lebih dari satu ovum.

Obat Penyubur Untuk Perempuan

Beberapa ahli berpendapat bahwa mengonsumsi obat penyubur dapat meningkatkan kemungkinan untuk hamil kembar. Ini dapat meningkatkan kemungkinan perempuan mengeluarkan sel telur lebih dari satu pada saat bersamaan. Dengan begitu, ia pun bisa mendapatkan bayi kembar tidak identik.

Baca Juga  Dorong Layanan Kesehatan Masyarakat, Pemprov Lampung Perkuat CKG, Imunisasi, dan BPJS Kesehatan

Bayi Tabung

Fertilisasi in vitro (IVF) atau yang dikenal pula dengan istilah bayi tabung dapat meningkatkan kemungkinan hamil anak kembar. Ini adalah proses penggabungan sel telur dan sperma di laboratorium untuk menghasilkan embrio. Mereka kemudian mentransfer embrio yang telah dibuahi ke dalam rahim perempuan.

Untuk meningkatkan kemungkinan keberhasilan, ahli kesehatan biasanya menempatkan lebih dari satu embrio ke dalam rahim. Kehamilan kembar dapat terjadi bila kedua embrio yang ditanam berkembang dengan sukses.

Meski begitu, ini dapat menyebabkan risiko yang tidak diinginkan. Untuk itu, ahli kesehatan biasanya akan membatasi jumlah embrio yang mereka transfer ke rahim perempuan untuk mengurangi kemungkinan risiko tersebut.

Baca Juga  Redakan Migrain Tanpa Obat Dengan 5 Cara ini

Inseminasi intrauterine (IUI)

Inseminasi intrauterine (IUI) adalah sebuah proses menyuntikan kedalam rahim. Proses ini tidak memberikan peluang untuk melahirkan bayi kembar.

Namun, dalam beberapa kasus, proses IUI yang dibantu dengan konsumsi obat subur secara rutin dapat membuat program bayi kembar berpeluang lebih tinggi untuk berhasil.

Mengonsumsi asam folat

Asam folat diketahui dapat memengaruhi fungsi ovarium, implantasi, pembentukan embrio, dan keseluruhan proses kehamilan. Suplemen yang mengandung asam folat, myo-inositol, dan melatonin dipercaya membantu meningkatkan kualitas sel telur dan fungsi ovarium. Untuk itu, perempuan dianjurkan untuk mengonsumsi asam folat sejak mempersiapkan kehamilan.

Selain suplemen, Mama juga bisa mendapatkan asam folat dari berbagai makanan alami, seperti:

  • Sayuran berwarna hijau: Asparagus, brokoli, sawi hijau, bayam, kubis
  • Kacang-kacangan: Kacang tanah, kacang merah, kacang hijau, kacang polong, kacang kedelai
  • Biji-bijian: Gandum, sereal
  • Buah-buahan : Alpukat, jeruk, bit
  • Makanan laut : Salmon
  • Umbi-umbian: Ubi jalar adalah salah satu yang paling direkomendasikan
  • Hati sapi
  • Telur
  • Susu
Baca Juga  Sasar Donor Darah dari Generasi Z, Riana Sari Gandeng SMAN 1 Bandar Lampung Adakan Bakti Dosial Donor Darah

Untuk diketahui, Kebutuhan asam folat yang dianjurkan untuk perempuan yang sedang menjalankan program hamil ialah 400 mcg atau 0,4 mg per hari. Sebaiknya ini dikonsumsi sebulan sebelum masa konsepsi atau pembuahan.

Dosis tersebut bisa didapatkan dari makanan alami yang mengandung asam folat atau pun dari suplemen.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *