Bandar LampungEKBISLampung

Meningkatkan Sinergi dan Kolaborasi untuk Perekonomian Lampung Melalui BIK

58
×

Meningkatkan Sinergi dan Kolaborasi untuk Perekonomian Lampung Melalui BIK

Sebarkan artikel ini
Kepala OJK Provinsi Lampung, Bambang Hermanto, saat memberikan sambutannya pada Acara Puncak Kegiatan Bulan Inklusi Keuangan Tahun 2022 di Ballroom Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Intan Lampung || Foto: 5w1hIndonesia.id

“Lomba Debat Bulan Inklusi Keuangan untuk Mahasiswa dan Investival (kerja sama dengan Bursa Efek Indonesia) yang berisi kegiatan Capital Market goes to Pesantren, Capital Market goes to Campus, Coaching Stocklab dan Edukasi Pasar Modal Kepada Guru dan Siswa Tingkat SMA, Kompetisi Online Trading Penggiat Desa Inklusi Keuangan Se- Provinsi Lampung dan Olimpiade Pasar Modal (Lomba Stocklab dan Ranking 1 SMA/PT),” papar Bambang.

“Dengan rangkaian kegiatan ini, kami berharap upaya meningkatkan Inklusi Keuangan dapat didukung dan disupport oleh pemerintahan provinsi, kota dan kabupaten, Komisi XI DPR RI, dan tentunya OJK Pusat,” kata Bambang.

Baca Juga  Pasar Tempel Kebakaran, Belasan Kios Ludes Terbakar

Testimoni Bulan Inklusi Keuangan juga disampaikan oleh Anggota Komisi XI DPR RI, Anggota DPD RI. Selanjutnya dilakukan bincang-bincang bersama tokoh inspiratif, pelaku Inklusi, yang merupakan perwakilan dari Bursa Efek Indonesia (Firman Efendi), perwakilan BPD Lampung (Astutiningsih), perwakilan PNM (Saeni binti Saelan) dan perwakilan BRI (Sunaryo) dengan menghadirkan narasumber Inklusi Keuangan, Profesor Dr. Tulus Suryanto, S.E, M.M (Dekan FEBI UIN Raden Intan Lampung).

Bambang juga menyampaikan, OJK sebagai regulator dan pengawas industri jasa Keuangan, senantiasa mencermati setiap perkembangan dan permasalahan yang ada, sehingga industri jasa Keuangan dapat didorong lebih maju dan berkembang.

Baca Juga  Wamendagri Sidak Kantor Pemkot Bandar Lampung Cek Kinerja ASN WFH

Berdasarkan data Juli 2022, secara year on year (yoy) aset perbankan di Provinsi Lampung tumbuh sebesar 11,65%, Dana Pihak Ketiga (DPK) menunjukkan pertumbuhan sebesar 4,85%, penyaluran kredit/pembiayaan tumbuh 6,46%.

Dari sektor Industri Keuangan Non Bank (IKNB), Piutang Perusahaan Pembiayaan tumbuh 5,70% (yoy) sesuai data Agustus 2022, Perusahaan Asuransi menunjukkan pertumbuhan premi sebesar 37,94% (yoy) sesuai data Juni 2022 dan Fintech Peer to Peer Lending posisi Agustus 2022 tumbuh sebesar 80,97% secara yoy.

Baca Juga  Serap Aspirasi Warga, Gubernur Lampung Perbaiki Jalan Provinsi Ruas Wates-Metro

Untuk Pasar modal, posisi Agustus 2022 menunjukkan pertumbuhan sebesar 81,09% secara Yoy. Dari data tersebut, industri Keuangan di Provinsi Lampung cukup baik dan harus menjadi lebih baik lagi ke depannya.

Rangkaian acara ditutup dengan pengumuman pemenang dan pembagian hadiah untuk peserta lomba serta kuis untuk peserta yang hadir secara luring maupun daring. (Rls/SA)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *