EKBISLampungMetro

Momentum HUT ke-81 RI, PLN UID Lampung Nyalakan Harapan Lewat LUTD

×

Momentum HUT ke-81 RI, PLN UID Lampung Nyalakan Harapan Lewat LUTD

Sebarkan artikel ini
General Manager PLN UID Lampung Noer Soeratmoko bersama jajaran PLN, YBM PLN UP3 Metro, pemerintah daerah, dan masyarakat penerima manfaat berfoto bersama usai kegiatan penyalaan listrik gratis melalui program Light Up The Dream (LUTD) di Kota Metro || Foto: PLN UID Lampung
General Manager PLN UID Lampung Noer Soeratmoko bersama jajaran PLN, YBM PLN UP3 Metro, pemerintah daerah, dan masyarakat penerima manfaat berfoto bersama usai kegiatan penyalaan listrik gratis melalui program Light Up The Dream (LUTD) di Kota Metro || Foto: PLN UID Lampung

5W1HIndonesia.id, Metro — Momentum HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia menjadi kesempatan bagi PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Lampung untuk menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat melalui program Light Up The Dream (LUTD).

Dalam momentum kemerdekaan tersebut, PLN secara serentak menyalakan listrik gratis bagi 34 keluarga prasejahtera di Provinsi Lampung.

General Manager PLN UID Lampung Noer Soeratmoko menuturkan, program LUTD merupakan bentuk kepedulian sosial insan PLN melalui donasi sukarela pegawai untuk membantu masyarakat prasejahtera memperoleh sambungan listrik baru secara gratis.

Kegiatan penyalaan serentak tersebut turut dihadiri jajaran pemerintah daerah, perangkat daerah, serta masyarakat penerima manfaat di Kota Metro.

“Momentum kemerdekaan kita maknai melalui aksi nyata yang sederhana namun bermakna, yaitu menghadirkan terang dan harapan bagi masyarakat yang membutuhkan. Kami berharap listrik yang hadir dapat memberikan manfaat dan membuka kesempatan baru bagi keluarga penerima,” kata Noer.

Selain penyalaan listrik gratis, kegiatan tersebut juga dirangkaikan dengan pemberian bantuan sembako dari Yayasan Baitul Maal (YBM) PLN UP3 Metro kepada masyarakat penerima manfaat. Bantuan tersebut menjadi bentuk kepedulian PLN dalam membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari masyarakat prasejahtera.