Ketua YBM PLN UP3 Metro Manggung Wuri Wibowo menuturkan, bantuan sembako diberikan sebagai wujud kepedulian dan semangat berbagi kepada masyarakat yang membutuhkan.
“Melalui bantuan ini, kami ingin berbagi kebahagiaan sekaligus meringankan kebutuhan masyarakat. Semoga bantuan sembako dan program LUTD ini dapat memberikan manfaat serta menjadi bagian dari ikhtiar bersama untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujar Manggung.
Salah satu penerima manfaat LUTD, Septiyanti, mengaku bersyukur akhirnya dapat memiliki sambungan listrik sendiri. Sehari-hari, ia bekerja dengan berjualan makanan untuk memenuhi kebutuhan keluarganya. Sebelumnya, untuk memenuhi kebutuhan listrik di rumah, Septiyanti masih menyalur dari rumah orang tuanya.
“Alhamdulillah saya sangat bersyukur dan berterima kasih kepada PLN. Selama ini listrik di rumah saya masih menyalur dari orang tua. Dengan adanya bantuan ini, sekarang saya sudah punya listrik sendiri. Saya sehari-hari berjualan makanan, jadi bantuan ini sangat berarti untuk keluarga saya,” papar Septiyanti.
Sejak program Light Up The Dream (LUTD) dilaksanakan, lebih dari 800 masyarakat prasejahtera di Provinsi Lampung telah mendapatkan sambungan listrik baru secara gratis. Program ini merupakan wujud kepedulian sosial dari para pegawai PLN melalui donasi sukarela untuk membantu masyarakat mendapatkan akses listrik.
PLN UID Lampung berkomitmen untuk terus memperluas akses listrik bagi masyarakat melalui program LUTD dan berbagai kegiatan sosial. PLN berharap kehadiran listrik dapat menjadi penerang kehidupan, membuka kesempatan, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. (Rls/SA)











