“Memakmurkan masjid ini adalah tanggung jawab kita bersama. Kita harus menjaga kebersihan, mengelola UMKM dengan tertib, serta memastikan listrik dan air selalu tersedia. Untuk itu, kami berencana membentuk lembaga atau yayasan pengelola yang akan bertanggung jawab terhadap operasional harian masjid,” ungkapnya.
Koordinator Proyek Jakfarulloh melaporkan bahwa target penyelesaian bagian utama masjid diperkirakan akan tercapai pada akhir November.
“Kami berharap pada akhir November, kubah sudah terpasang, dan sekitar 60% dari pekerjaan arsitektur sudah selesai. Masjid ini nantinya akan dilengkapi dengan berbagai fasilitas, termasuk ballroom berukuran 1.500 meter persegi, plaza atau taman, area parkir, ruang hijau, UMKM, dan area bermain anak,” tutur Jakfarulloh.
Dalam penjelasannya, Jakfarulloh juga menyebutkan bahwa kapasitas jamaah masjid diperkirakan mencapai 10.000 orang.
“Kami telah menghitung kebutuhan air untuk jamaah, dan berdasarkan kapasitas tangki, kami akan menyediakan sekitar 50.000 liter air. PDAM sudah berkoordinasi dengan kami dan siap memberikan dukungan,” tambahnya.
Wakil Ketua I Lembaga Amil Zakat Nasional Bakrie Amanah, Teguh Anantawikrama menambahkan bahwa pembangunan masjid ini ingin mengembalikan fungsi masjid seperti di zaman Rasulullah.
“Kami ingin masjid ini tidak hanya menjadi tempat ibadah, tetapi juga tempat untuk belajar, berdagang, dan bersosialisasi. Sesuai dengan semangat Rasulullah yang juga seorang pedagang, kami menyediakan ruang bagi UMKM di masjid ini,” jelas Teguh.
Teguh juga menyampaikan bahwa tenant UMKM yang akan beroperasi di area masjid akan dikurasi dengan cermat.
“Kami bekerja sama dengan KADIN untuk menentukan jenis UMKM yang layak masuk. Ruang yang tersedia cukup untuk 30-40 tenant, dan kami ingin hanya yang terbaik yang dapat mewakili potensi Lampung,” pungkasnya.
Dengan progres yang terus berjalan, pembangunan Masjid Raya Al-Bakrie diharapkan akan menjadi salah satu kontribusi besar dalam meningkatkan kualitas ibadah dan kehidupan sosial-ekonomi masyarakat Lampung, serta memperindah wajah Kota Bandar Lampung. (Rls/SA)











