Lebih lanjut, Gubernur menyampaikan tiga poin penting yang menjadi fokus Pemerintah Provinsi Lampung yaitu pertama, Penguatan Sinergi Lintas Sektor: Dibutuhkan perhatian penuh dari semua sektor terkait agar program perhutanan sosial dapat berjalan optimal, terutama dalam hal pencatatan data produksi yang masih belum terorganisir dengan baik.
Kedua, Pengakuan Peran Masyarakat: Masyarakat perlu menjadi garda terdepan dalam mengembalikan fungsi hutan. Oleh karena itu, Pemerintah Provinsi terus mendorong pemerintah kabupaten dan kota untuk lebih berpartisipasi dalam program ini.
Ketiga, Penyusunan Dokumen IAD: Pemerintah akan menyusun dokumen Integrated Area Development (IAD) berbasis perhutanan sosial untuk memastikan adanya sinergi antar-sektor dan mengalokasikan anggaran untuk membina kelompok tani hutan.
Di akhir sambutannya, Gubernur mengajak seluruh elemen masyarakat Lampung, khususnya para petani dan pemangku kepentingan, untuk mengambil porsi peran masing-masing.
“Mari kita wujudkan Lampung yang hijau, lestari, dan sejahtera. Kita buktikan kepada dunia bahwa kita adalah bangsa yang mampu menjaga kekayaan alamnya, karena dengan menjaga hutan, kita menjaga kehidupan kita semua,” tandasnya. (Rls/SA)











