Dokumen tersebut memuat analisis, fakta lapangan, serta rekomendasi kebijakan pada tiga sektor utama, yaitu pertanian, pendidikan, dan pemerataan pembangunan antara wilayah perkotaan dan perdesaan.
Topik menjelaskan bahwa ketiga isu tersebut dinilai menjadi tantangan sekaligus prioritas pembangunan yang perlu mendapat perhatian bersama.
“Kami berharap berbagai gagasan dan rekomendasi yang telah kami susun dapat menjadi bahan pertimbangan serta dapat disinergikan dengan kebijakan Pemerintah Provinsi Lampung, khususnya dalam bidang pendidikan dan pembangunan daerah,” ucapnya.
Menanggapi hal tersebut, Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela menyambut baik berbagai masukan dan gagasan yang disampaikan PMII Kota Bandar Lampung. Ia menegaskan bahwa Pemerintah Provinsi Lampung terbuka terhadap kolaborasi dengan berbagai elemen masyarakat, termasuk organisasi kemahasiswaan.
Jihan juga meminta agar tindak lanjut terkait usulan kerja sama maupun dukungan terhadap kegiatan PMII dapat terus dikoordinasikan dengan jajaran Pemerintah Provinsi Lampung.
“Silakan dikoordinasikan lebih lanjut. Apa yang bisa kami bantu akan kami komunikasikan dan tindak lanjuti melalui staf terkait,” ujarnya. (Rls/SA)











