Zona Muslim

Wajib Tahu, Berikut Perbedaan Musyrik dan Syirik dalam Islam

×

Wajib Tahu, Berikut Perbedaan Musyrik dan Syirik dalam Islam

Sebarkan artikel ini
perbedaan musyrik dan syirik
Ilustrasi Perbedaan Musyrik dan Syirik || Photo by Freepik || 5W1HINDONESIA.ID

5W1HINDONESIA.IDZONA MUSLIM – Perbedaan musyrik dan syirik tentu sudah sering dibahas, namun masih banyak umat muslim yang tak mengetahuinya. Perlu dipahami, musyrik dan syirik merupakan dua jenis dosa besar yang paling dibenci oleh Allah SWT.

Keduanya kerap dikaitkan sebab secara garis besar memang sama-sama berarti menyekutukan Allah SWT sebagai Sang Pencipta. Nah, untuk mengetahui lebih lanjut terkait perbedaan antara musyrik dan syirik, yuk simak pembahasan berikut.

Perbedaan Musyrik dan Syirik yang Perlu Diketahui

Meski sama-sama perbuatan yang dilarang oleh Allah SWT, musyrik dan syirik cukup berbeda. Agar lebih paham mengenai perbedaan antara musyrik dan syirik, berikut penjelasan lebih lengkapnya.

1. Arti Musyrik Menurut Islam

Musyrik adalah kebalikan atau lawan dari tauhid yang dapat diartikan sebagai perbuatan menyekutukan Allah SWT dengan segala hal. Orang yang menyamakan Allah SWT dengan hal-hal terkait kekhususan Allah disebut musyrik.

Orang musyrik akan mempersekutukan Allah SWT dalam bentuk itikad atau kepercayaan, amalan perbuatan, atau ucapan. Musyrik sendiri dibedakan menjadi tiga golongan, yakni musyrik murni, musyrik perbuatan, dan musyrik pemujaan.

Pertama, musyrik murni diartikan sebagai orang dengan perbuatan dan cara ibadah yang dilakukan tidak sesuai akidah Islam. Kedua, musyrik perbuatan merupakan orang yang mengaku Islam dengan amal ibadah tidak mencerminkan seorang mukmin.

Terakhir, musyrik pemujaan adalah orang Islam awam yang kerap mendatangi tempat-tempat keramat. Beberapa tempat yang dimaksud, yaitu kuburan para wali, pohon, serta gua-gua keramat.

Beberapa ciri dari orang musyrik adalah memalingkan segala bentuk ibadah kepada selain Allah SWT, dalam hal kemaksiatan menaati selain Allah SWT, memiliki tujuan beribadah bukan pada Allah SWT, serta dalam hal kecintaan menyamakan dengan selain Allah SWT.

2. Arti Syirik dalam Islam

Syirik dapat diartikan memiliki Tuhan lebih dari satu. Kata syirik berasal dari bahasan Arab, yaitu ‘syaraka’ yang memiliki arti mencampurkan dua atau lebih benda berbeda seolah-olah sama.

Mempersekutukan Tuhan dengan cara menjadikannya objek pemujaan atau tempat menggantung harapan disebut syirik. Perbuatan syirik akan ditandai dengan mengingkari kemahakuasaan dan kesempurnaan Allah SWT.

Kondisi seorang hamba yang berkeyakinan bahwa ada Tuhan selain Allah SWT yang berhak disembah termasuk syirik. Perbuatan syirik dibagi menjadi enam macam, yaitu syirik al-Istiqlal, syirik at-Tab’id, syirik at-Taqrib, syirik at-Taqlib, syirik al-Asbab, dan syirik al-Aghrad.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *