EKBISNasional

Pertama di Indonesia, PLN Operasikan Stasiun Pengisian Hidrogen untuk Kendaraan

46
×

Pertama di Indonesia, PLN Operasikan Stasiun Pengisian Hidrogen untuk Kendaraan

Sebarkan artikel ini
Plt Direktur Jenderal EBTKE Kementerian ESDM Jisman P. Hutajulu (dua dari kiri) bersama Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo (kiri) dan Direktur Perencanaan Korporat dan Pengembangan Bisnis PLN Hartanto Wibowo (kanan) saat melakukan pengisian hidrogen untuk kendaraan di HRS Senayan, Jakarta || Foto: Dok. PLN
Plt Direktur Jenderal EBTKE Kementerian ESDM Jisman P. Hutajulu (dua dari kiri) bersama Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo (kiri) dan Direktur Perencanaan Korporat dan Pengembangan Bisnis PLN Hartanto Wibowo (kanan) saat melakukan pengisian hidrogen untuk kendaraan di HRS Senayan, Jakarta || Foto: Dok. PLN

“Total kapasitas produksi green hydrogen tersebut bisa digunakan untuk 438 mobil dalam setahun, dengan asumsi setiap mobil menempuh jarak 100 km/hari,” beber Darmawan.

Dari sisi biaya operasional, kendaraan hidrogen ini juga lebih murah dibandingkan kendaraan Bahan Bakar Minyak (BBM) atau kendaraan listrik.

Dengan harga BBM Rp 13.000/liter, maka biaya operasional kendaraan listrik per 1 km-nya sebesar Rp 1.300. Sementara kendaraan listrik, dengan biaya pengisian di SPKLU Ultra Fast Charging per kWh sebesar Rp 3.700, maka biaya operasional per 1 km-nya Rp 550.

Baca Juga  Pelanggan KA Usia 6-17 Tahun Tak Perlu Tunjukkan Screening Covid-19, Berikut Ketentuannya

Sementara harga hydrogen dari GHP PLN saat ini Rp 2,3 USD/kg. Maka biaya operasional per 1 km-nya Rp 270.

Penggunaan hidrogen sebagai bahan bakar bersih juga bisa menghemat impor BBM hingga 1,59 juta liter per tahun dan mampu mereduksi emisi hingga 4,15 juta ton CO2 per tahun.

Baca Juga  Ramah Lingkungan, Degensetisasi PLN Dorong Industri Pertanian di Lampung

Darmawan berharap bahwa HRS ini akan menjadi pusat inspirasi bagi pihak-pihak terkait untuk berkolaborasi dalam menciptakan ekosistem energi bersih yang lebih luas.

Baca Juga  Gubernur Arinal Ikuti Acara Malam Takbir Akbar Sambut Idul Adha secara Virtual Bersama Presiden dan Wapres

“Dengan berbagai potensi yang dimilikinya, Indonesia dapat menjadi pemimpin dalam penerapan teknologi energi baru yang berkelanjutan, menjadikan negara ini sebagai contoh bagi negara-negara lain di dunia,” pungkasnya. (Rls/SA)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *