5W1HINDONESIA.ID, BANDAR LAMPUNG – Ribuan masyarakat memadati kawasan Tugu Adipura, Bandar Lampung, untuk menyaksikan nonton bareng (nobar) final Piala Dunia FIFA 2026.
Ajang ini tidak hanya menjadi pesta hiburan rakyat, tetapi juga momentum strategis untuk mempererat persatuan serta memperkuat sinergi antara Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung dan Pemerintah Kota (Pemkot) Bandar Lampung.
Sekretaris Daerah Provinsi Lampung, Marindo Kurniawan, yang hadir mewakili Gubernur Lampung, menegaskan bahwa sepak bola memiliki kekuatan universal untuk menyatukan seluruh lapisan masyarakat. Menurutnya, olahraga ini mampu melampaui sekat-sekat latar belakang, suku, maupun pilihan politik.
“Sebagaimana kita ketahui, sepak bola itu universal. Dia punya kekuatan ajaib untuk menyatukan kita semua tanpa memandang latar belakang, suku, ataupun pilihan politik,” ujar Marindo dalam sambutannya di lokasi, Senin (20/7/2026).
Marindo menekankan bahwa kehadiran jajaran Pemprov Lampung bersama Wali Kota Bandar Lampung, Eva Dwiana, merupakan simbol nyata sinergitas kedua lembaga pemerintahan.
Ia menambahkan, kolaborasi tersebut tidak hanya terbatas pada pembangunan infrastruktur fisik, tetapi juga diwujudkan melalui dukungan penuh terhadap kegiatan kepemudaan, olahraga, dan hiburan yang berdampak positif bagi masyarakat.
Senada dengan hal tersebut, Wali Kota Bandar Lampung, Eva Dwiana, menyambut positif inisiatif nobar yang menjadi ruang temu bagi warga.
Pihaknya berkomitmen untuk terus mendukung kegiatan yang mampu menumbuhkan semangat sportivitas sekaligus menjadi hiburan yang aman dan nyaman bagi warga kota.
“Pemerintah Kota akan terus mendukung kegiatan positif yang mempererat silaturahmi. Kami ingin menghadirkan hiburan yang tidak hanya meriah, tetapi juga tetap menjaga kenyamanan warga,” kata Eva.
Di tengah antusiasme penonton, Marindo Kurniawan juga memberikan sejumlah imbauan penting. Ia mengajak masyarakat untuk tetap menjaga ketertiban dan menjunjung tinggi sportivitas, meskipun mendukung tim yang berbeda.
Selain aspek keamanan, Marindo turut menyoroti pentingnya menjaga kebersihan di area ikonik Tugu Adipura. Ia meminta warga untuk tidak membuang sampah sembarangan serta meningkatkan kewaspadaan terhadap barang bawaan dan kendaraan pribadi.
“Kami berharap seluruh rangkaian nobar ini berlangsung tertib dan aman. Mari kita tunjukkan bahwa masyarakat Lampung dapat menikmati pesta sepak bola dunia dengan tetap menjaga kebersihan dan ketertiban kota kita,” pungkasnya.
Kegiatan nobar ini pun berlangsung kondusif, dengan antusiasme tinggi warga yang tetap terjaga hingga peluit panjang tanda berakhirnya pertandingan dibunyikan.











