Sugeng menegaskan komitmennya bahwa PLN siap untuk terus mendukung pertumbuhan ekonomi di Provinsi Lampung.
Sugeng menambahkan, Infrastruktur sistem kelistrikan yang siap, pasokan listrik yang andal, pelayanan yang cepat dan transparan menjadi faktor penting dalam menarik investor dari luar untuk masuk dan berinvestasi di Lampung.
Sugeng mengungkapkan, Provinsi Lampung yang masih di topang oleh sektor agriculture sempat mengalami perlambatan dikarenakan efek el nino pada tahun lalu, namun kini perlahan mulai bergeliat dan tumbuh.
Pertumbuhan ekonomi lampung hingga Triwulan 2 tahun 2024 sebesar 4,8 persen selaras dengan pertumbuhan penjualan listrik yang naik secara yoy sebesar 2,67 persen.
Selain itu, disisi pelayanan, PLN UID Lampung melakukan berbagai inovasi layanan seperti Same Day Service atau layanan satu hari nyala untuk pemasangan baru, tambah daya hingga penyambungan sementara.
“Jika pasokan listrik Lampung andal dan berkualitas, tentunya akan lebih menarik investor untuk berinvestasi di Lampung, baik dari domestik maupun luar negeri,” terang Sugeng.
Sugeng menambahkan, energi listrik kini sudah bergeser menjadi kebutuhan utama bagi masyarakat. Ketersediaan listrik yang baik mendorong peningkatan kesejahteraan ekonomi, tingkat kesehatan hingga pendidikan masyarakat. (Rls/SA)











