Di Pondok Pesantren Tri Bhakti At Taqwa, PLN menyiagakan UPS berkapasitas 100 kVA dan genset 25 kVA. Sementara untuk pengamanan di Pondok Pesantren Miftahul Huda Labuhan Ratu IV, PLN menyiagakan UPS 30 kVA dan genset 30 kVA.
Manager PLN UP3 Metro Anas Febrian mengatakan, kesiapan tersebut merupakan bagian dari komitmen PLN dalam mendukung kegiatan masyarakat, terutama kegiatan keagamaan yang melibatkan banyak jamaah.
“PLN menyiapkan skema pengamanan pasokan listrik secara berlapis, didukung pasokan alternatif, UPS, dan genset sebagai sumber daya cadangan. Seluruh kesiapan kami pastikan sejak sebelum kegiatan dimulai agar kebutuhan listrik selama rangkaian Pengajian Akbar Haul dapat terjaga dengan baik,” jelas Anas.
Menurutnya, pengamanan tidak hanya dilakukan saat acara berlangsung. Petugas PLN juga memastikan kondisi jaringan dan peralatan pendukung dalam keadaan siap sehingga potensi gangguan dapat diantisipasi sedini mungkin.
Melalui kesiapsiagaan tersebut, PLN terus berupaya menjaga keandalan pasokan listrik pada berbagai kegiatan masyarakat di Lampung. Kehadiran listrik yang andal diharapkan dapat mendukung aktivitas sosial dan keagamaan sekaligus memberikan kenyamanan bagi masyarakat dalam menjalankan kegiatan. (Rls/SA)











